Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Harimau Nepal Mengalah Demi Manusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 September 2012 21:56 9:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 September 2012 21:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Harimau, hewan yang biasanya bergerak sepanjang waktu, kelihatan mengalah dan menghindari pertemuan dengan manusia dengan mengubah jadwal aktiviasnya. Setidaknya demikian menurut hasil pemantauan di kawasan hutan nasional di Nepal.

Menurut penelitian di Taman Nasional Chitwan, harimau di kawasan itu cenderung bergerak hanya di waktu malam. Padahal hewan itu biasanya tidak mempedulikan waktu dan bergerak sepanjang masa untuk memantau daerah kekuasaan, berburu, maupun mencari pasangan.

Chitwan terletak di salah satu lembah Himalaya dan menjadi rumah bagi sekitar 121 harimau. Manusia tinggal di pinggir hutan tetapi seringkali masuk jauh ke dalam hutan, ke wilayah harimau, untuk mendapat kayu dan rumput. Chitwan memiliki jumlah hewan yang cukup beragam untuk menjadi mangsa harimau, tingkat perburuan harimau sangat rendah dan hutan yang ada terus meluas melewati batas Taman Nasional.

“Harimau dan manusia memerlukan sumber alam yang sama,” kata salah seorang penulis laporan tersebut, Neil Carter dari Universitas Michigan di East Lansing, Amerika Serikat.

“Kalau kita melakukan aktivitas berdasar pemahaman tradisional bahwa harimau hanya bisa lestari kalau beroperasi di kawasan yang mutlak milik mereka, akan selalu ada konflik antara harimau dan manusia. Kalau prioritasnya manusia, maka harimau akan musnah. Kalau prioritasnya harimau, manusia tersingkir,” imbuhnya.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Carter merekam lewat kamera pergerakan manusia dan harimau di tempat yang sama di Chitwan. Dari rekaman yang berisi ribuan gambar itu menunjukkan bahwa manusia dan harimau menggunakan jalan setapak yang sama walau di jam yang berbeda, dengan harimau semakin sering memilih waktu malam hari untuk bergerak.

Manusia biasanya menghindari malam hari sehingga waktu matahari tenggelam merupakan pertanda bagi harimau untuk keluar dan beraktivitas.

Sejak awal abad 20, populasi harimau di dunia turun hingga 97 persen dan hanya tinggal tiga ribuan yang hidup di alam bebas. Harimau semakin terdesak ke kawasan yang sempit dan tidak cukup memberi mereka sumber kehidupan untuk bisa bertahan lestari.

Hasil penelitian ini, yang diterbitkan di jurnal National Academy of Sciences, bertentangan dengan pemahaman umum yang menyebut harimau memerlukan tempat yang luas dan bebas manusia.

Selama ini pemahaman yang berkembang menyebutkan bahwa manusia dan harimau saling berebut tempat dan sumber makanan. Demikian dilansir BBC (4/9/2012).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan Iraq Vonis Mati Wapres Al Hashimi
Tulisan selanjutnya Asosiasi Dorong Perbankan Syariah Masuk Pasar Modal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals

Berita
6 September 2026 14:34
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?