Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Editor New York Times Mundur Akibat Kasus Plagiat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Juni 2003 08:28 8:28 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juni 2003 08:28
Bagikan
Bagikan

Mereka menyampaikan pengunduran dirinya di hadapan ratusan staf koran tersebut dalam suasana emosional di ruang berita. Ironisnya, di ruang tersebut, setahun yang lalu, mereka merayakan keberhasilan meraih penghargaan Pulitzer untuk yang ketujuh.

Pemilik koran itu, Sulzberger Jr., mengaku sangat sedih atas pengunduran diri kedua bawahannya tersebut. Namun, dia harus menerima kenyataan itu. “Howell dan Gerald memutuskan akan lebih baik bagi Times jika mereka berhenti,” ungkapnya.

Keduanya mundur karena merasa paling bersalah, yakni menugaskan Blair meliput kasus penembakan jitu di Washington. Padahal, editor koran itu sudah mengeluhkan sejumlah kesalahan Blair dalam berita-berita sebelumnya.

“Ini adalah hari yang mengecewakan saya,” kata penerbit koran tersebeut, Arthur Sulzberger Jr para wartawan.

NY Times mengumumkan bekas Editor Eksekutif, Joseph Lelyveld, sebagai Editor Eksekutif sementara dan akan memikul tanggungjawab Raines.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kedua mantan editor itu meletakkan jabatannya berkaitan dengan kasus plagiat seorang wartawannya bernama Jayson Blair (27) yang telah melakukan plagiat berita dalam laporannya dalam serangan ke Iraq.

Hingga kini, beberapa penelitian telah membuktikan bila Blair telah dicurigai melakukan plagiat berita tidak kurang 36 sampai 37 tulisan dalam bulan Oktober dan April.

Blair sudah menyatakan mundur pada awal Mei lalu setelah membuat kasus yang memalukan selama 152 tahun keberadaan Times. Penyelidikan awal menunjukkan bahwa dia melakukan sejumlah penipuan jurnalistik.

Kedua orang penting ini sebelumnya telah mendapatkan dikritik pedas dari berbagai kalangan perihal liptutan palsu Blair

Dalam pengunduran dirinya, Raines menyatakan rencananya kembali menulis dan belajar sejarah. Dia juga akan kembali menekuni hobi melukis dan fotografi. Sedangkan Boyd yang merupakan salah seorang wartawan kulit hitam terkemuka memilih Blair dengan dalih menjalankan komitmen Times untuk memiliki staf dari berbagai ras. Karena itu, dia memberikan kesempatan kedua kepada Blair.

Belajar dari kasus tersebut, koran itu lantas berkomitmen mengkaji kebijakan ruang berita, termasuk praktik kepegawaian, penggunaan sumber-sumber informasi, staf freelance, dan praktik dateline. (ap/rtr/jp/bh/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islam Bukan Ancaman Bagi Masyarakat Jerman
Tulisan selanjutnya Inggris Gunakan Kayu Ilegal Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan

Berita
24 September 2026 10:39
Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat

Terbaru

  • Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?