Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Anti-Ikhwan, Anti-Militer, Anti-Mubarak Berkumpul di Tahrir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 November 2013 08:11 8:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 November 2013 08:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Untuk pertama kalinya sejak penggulingan kekuasaan presiden Muhammad Mursy pada 3 Juli lalu, ratusan orang kembali berkumpul di Lapangan Tahrir di Kairo Senin malam (18/11/2013) . Kali ini mereka menyuarakan perlawanan terhadap Al-Ikhwan, militer dan antek Mubarak yang dianggapnya telah membajak “revolusi rakyat.”

Sekitar 400 orang berkumpul di depan monumen peringatan korban tewas revolusi, yang baru diresmikan oleh perdana menteri sementara Hazem el-Beblawi Senin pagi.

Dalam aksinya para demonstran mengecam Al-Ikhwan al-Muslimun, militer dan feloul (orang-orang pendukung Mubarak).

Aksi unjuk rasa di Tahrir itu merupakan cabang dari aksi yang lebih besar di Lapangan Abdin, dalam rangka mengenang bentrokan berdarah antara aparat dan demonstran Nopember 2011 di Jalan Muhammad Mahmud, yang menyebabkan 47orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka.

Sekitar 3.000 orang berkumpul di dekat rumah Jabar “Jika” Salah, pria yang terbunuh dalam peringatan pertama bentrokan Muhammad Mahmud tahun 2012.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Panitia penyelenggara sengaja memajukan jadwal acara mereka sehari dari tanggal sebenarnya untuk menghindari bentrokan dengan pihak keamanan.Sementara kelompok-kelompok anti-militer dan anti-Ikhwan berencana melakukan demonstrasi pada hari Selasa ini (19/11/2013) di Jalan Muhammad Mahmud.

Para pengunjuk rasa bersumpah tidak memperbolehkan pendukung Al-Ikhwan untuk ikut serta dalam peringatan di Lapangan Tahrir itu, karena menurut mereka Al-Ikhwan al-Muslimun berpihak kepada Dewan Teringgi Angkatan Bersenjata menentang demonstran ketika terjadi peristiwa berdarah di Jalan Muhammad Mahmud.

Di jalan menuju Lapangan Tahrir, para aktivis memasang spanduk bertuliskan “Ikhwan, Militer, Feloul Dilarang Masuk.”

Demonstran mencoreti tugu peringatan untuk mengenang demonstran yang diresmikan pemerintahan sementara itu dengan grafiti, sebab mereka menilai pemerintahan sekarang sama buruknya dengan militer dan Al-Ikhwan yang membunuhi para demonstran.

Sebagaimana diketahui, saat Mursy berkuasa sejumlah demonstran juga tewas di depan istana kepresidenan, setelah bentrok dengan kelompok pendukung Al-Ikhwan yang berusaha mengusir mereka dari depan istana dan diusir aparat. Dan aparat, selama pemerintahan sementara ini, masih menggunakan kekerasan dalam menghadapi demonstran.

Pascakudeta 3 Juli lalu, Lapangan Tahrir disterilkan dari para demonstran. Lapangan ikon runtuhnya rezim Husni Mubarak itu hanya dipakai publik ketika Menteri Pertahanan Jenderal al-Sisi, yang juga panglima angkatan bersenjata, meminta dukungan rakyat dalam memerangi gangguan keamanan di dalam negeri pada 26 Juli dan peringatan Perang Mesir-Israel pada 6 Oktober.

Demonstran pro-Ikhwan pada 1 Oktober lalu berusaha masuk dan menduduki Lapangan Tahrir, tetapi mereka diusir oleh para pemilik toko dan pedagang kaki lima di kawasan tersebut.

Berhasilnya kelompok pro-revolusi masuk ke Lapangan Tahrir pada Senin malam itu menurut salah satu aktivisnya, Hatem Tallima, merupakan pesan kepada penguasa bahwa mereka akan memerangi munculnya kembali pemerintahan yang represif, lansir Ahram Online.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Media: Intelijen Australia Aktif Memonitor Aktivitas HP Presiden SBY
Tulisan selanjutnya Anak TK Bicara Pacar? Kenalkan Makna Cinta pada Anak Sejak Dini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?