Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bashar Al Assad Akui Kekurangan Tentara Hadapi Kelompok Pembebasan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juli 2015 11:40 11:40 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juli 2015 11:40
Bagikan
bashar al Assad
Bagikan

Hidayatullah.com–Militer Suriah mengaku membiarkan sejumlah wilayahnya jatuh ke tangan pembebasan dalam perang sipil karena kekurangan tentara.

Pengakuan itu disampaikan oleh Presiden Bashar al-Assad dalam pidato yang disiarkan oleh televisi Suriah.

“Kadang-kadang, dalam situasi tertentu, kami terpaksa menyerah di sejumlah daerah agar pasukan yang ada digerakkan ke daerah-daerah yang ingin kami pertahankan,” kata presiden.

Ia menandaskan militer rezim bashar mengaku mampu menjalankan fungsinya tetapi tidak bisa mempertahankan seluruh wilayah karena kekurangan tentara.

Ditambahkan oleh presiden Suriah, militer dapat mempertahankan wilayah-wilayah penting seperti Damaskus, kota Homs dan Hama serta wilayah pesisir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut Assad, militer akan terus berjuang.

“Kata kalah tidak ada dalam kamus militer Suriah,” tegasnya dikutip BBC.

Sejak Maret, militer menelan kekalahan di beberapa wilayah, termasuk Provinsi Idlib, sebagian wilayah perbatasan dengan Yordania dan kota Palmyra. Di antara pembebasan yang diperangi adalah kelompok yang menyebut diri Negara Islam atau ISIS.

Lebih dari 80.000 tentara dan milisi pemerintah tewas sejak konflik pecah pada Maret 2011.

Senin 8 Juni 2015 lalu, tentara rezim Bashar membantai 49 warga sipil, termasuk enam anak-anak, tewas dalam serangan udara pasukan rezim di kawasan barat laut negara itu.

Lembaga Pengamat Hak Asasi Manusia Suriah yang berkantor di Inggris mengatakan rudal-rudal tersebut menghantam sebuah alun-alun di kampung al-Janudiya yang dikuasai kelompok pembebasan, demikian dikutip BBC.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadpembebasansuriahtentara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tim Komat Tolikara Salurkan Bantuan Ke PP Al Istiqomah Walesi Papua
Tulisan selanjutnya Ikut Hingga Lubang Biawak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?