Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penganut Yahudi Ortodox Tusuk 6 Orang di Parade Homo di Yerusalem

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 Agustus 2015 09:34 9:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 Agustus 2015 08:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang demonstran bersenjatakan sebilah pisau mengamuk di acara Gay Parade (Parade Homo) yang diselenggarakan di Yerusalem pada 30 Juli silam. Pria tersebut menusuk lima pria lainnya dan seorang wanita dalam insiden tersebut. Menurut seorang saksi mata, penyerang yang diidentifikasi bernama Yishai Schlissel, bersembunyi di supermarket yang ada di jalur parade.

Mereka menceritakan bahwa Schlissel berlari sambil berteriak ke arah iring-iringan peserta parade, kemudian menusuk orang-orang secara membabi buta, demikian dikutip laman theguardian.com, Jumat (31/07/2015).

Schlissel sendiri adalah seorang penganut fanatik Yahudi Ortodox yang baru tiga minggu bebas dari penjara setelah dijebloskan ke balik jeruji besi untukuk kasus yang sama pada 2005.

Seorang fotografer Associated Press menjepret Schlissel, berjanggut dan memakai pakaian keagamaan Yahudi, tepat sebelum aksinya. Tampak Schlissel berjalan di tengah-tengah kerumunan dengan tangan di dalam jaket, menyembunyikan pisaunya dari pandangan.

Foto lainnya, diambil beberapa detik kemudian, menunjukkan dirinya berlari diantara orang-orang dengan polisi mengejarnya, dengan senjata teracung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang paramedis bernama Hanoch Zelinger, yang merawat para korban di TKP, mengatakan bahwa seorang wanita telah terluka serius, dengan luka tusuk di punggung, dada, dan leher.

Pawai tersebut, yang selalu diikuti ribuan peserta, telah lama menjadi fokus dari perdebatan antara aliran sekuler yang dominan dan kelompok minoritas Yahudi Ortodox di Israel, yang menentang homoseksual. Meski begitu, selama bertahun-tahun, pawai serupa telah berlangsung tanpa insiden berarti di Tel-Aviv.

Ini bukanlah aksi Schlissel yang pertama. Pada 2005, penduduk Modiin Ilit (sebuah pemukiman di Tepi Barat), menusuk tiga orang pada event serupa. Pengadilan kemudian memvonisnya 12 tahun penjara atas tuduhan percobaan pembunuhan. Schlissel bebas lebih cepat dua tahun dari vonisnya, kemungkinan karena menerima remisi. Menurut media-media Israel, setelah kebebasannya, Schlissel membagikan selebaran yang dibuat dengan tulisan tangan berisi seruan bahwa “Para Yahudi taat pada Tuhan” dan mengajak orang untukuk berani menerima pukulan dan hukuman penjara demi batalnya pawai tersebut.

Selepas dibawanya para korban ke rumah sakit, Parade Homo tersebut kembali berlangsung dengan para peserta berteriak “Akhiri Kekerasan.”

Insiden ini menunjukkan bahwa sesungguhnya tidak ada agama yang mendukung gerakan LGBT (Lesbian, Homoseksual, Bisexual, and Transexual).*/Tika Af’idah

 

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Buddhahomoisraellgbtorthodoxyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dosa
Tulisan selanjutnya Aswaja Center Mengaku Netral Pencalonan Ketua NU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?