Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Seorang Pemimpin Al-Jamaah Al-Islamiyyah Meninggal di Penjara Mesir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2015 09:11 9:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Agustus 2015 09:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pemimpin Al-Jamaah Al-Islamiyyah meninggal di dalam sel setelah ditahan selama hampir tiga bulan, kata kelompok tersebut di Mesir hari Ahad (9/8/2015).

Essam Derbala, 58, pernah mendekam dalam pejara selama lebih dari 20 tahun di era Husni Mubarak, ketika kelompoknya aktif melakukan perlawanan bersenjata terhadap pemerintah di tahun 1990-an.

Di websitenya kelompok itu mengatakan bahwa Derbala “tidak diberi pengobatan, yang mengakibatkan dirinya jatuh koma hingga meninggal dunia.”

Kelompok Al-Jamaah Al-Islamiyyah menyalahkan pihak berwenang atas kematiannya dan menyebutnya sebagai “pembunuhan.”

Dalam pernyataannya Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan Derbala mengalami kelelahan pada hari Sabtu dan meninggal dunia ketika dibawa ke rumah sakit, akibat “pendarahan dari hidung dan tekanan darah rendah, serta gangguan pernafasan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Derbala ditangkap pada pertengahan Mei lalu, dengan tuduhan menjadi bagian dari kelompok pendukung dari sebuah kelompok terlarang yaitu Al-Ikhwan Al-Muslimun.

Staf pembantu Mendagri Hassan Abdul Razak, yang bertanggungjawab atas keamanan di Minya, mengatakan bahwa tindakan-tindakan antisipasi untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan saat pemakaman Derbala sudah diambil, lapor Al-Ahram.

Al-Jamaah Al-Islamiyyah berada di belakang pembunuhan 62 orang, yang mana 58 di antaranya turis asing, di tempat wisata Kuil Luxor tahun 1997. Kelompok tersebut sebelumnya juga terlibat dalam pembunuhan pendahulu Mubarak, Anwar Sadat, di tahun 1981.

Namun, sejak sepuluh tahun lalu kelompok itu, yang sudah mencapai kesepakatan damai dengan pemerintah Husni Mubarak, menyatakan tidak akan lagi terlibat dalam aksi-aksi kekerasan bersenjata. Dan secara resmi mengecam tindakan semacam itu.

Banyak anggota Al-Jamaah Al-Islamiyyah yang di era Mubarak mendekam dalam penjara, pascarevolusi 2011 ikut aktif di dunia politik. Sebagian di antara mereka mendukung pemerintahan Muhammad Mursy, seorang politisi dari kelompok Al-Ikhwan Al-Muslimun, yang belakangan kemudian dinyatakan sebagai organisasi terlarang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saat Bergabung NKRI Jumlah Masjid di Timor Leste ada 46, Sekarang Ada 17 Masjid
Tulisan selanjutnya Kurangi Ketergantungan Impor, Nigeria akan Dirikan Pabrik Senjata Sendiri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?