Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Puluhan Ribu Warga Malaysia Turun Jalan, Desak Najib Razak Mundur

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2015 06:07 6:07 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Agustus 2015 06:07
Bagikan
Puluhan ribu warga Malaysia turun ke jalan menuntut PM Najib Razak turun dari jabatan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Sabtu (29/08/2015), puluhan ribu orang memenuhi jalanan Kuala Lumpur dan beberapa kota Malaysia, menuntut turunnya PM Najib Razak terkait aliran dana RM2,6 miliar atau lebih dari Rp,9 triliun ke rekeningnya.

Perempuan lelaki, tua muda berbaju kuning lambang oposisi tumpah ruah di jalanan dalam aksi yang disebut Bersih4.

Salah seorang penyelenggara aksi, Maria Chin Abdullah, menegaskan tuntutan agar Perdana Menteri Najib Razak mundur secepatnya.

“Tujuan kita adalah agar Najib ‘undur’,” seru Chin dalam orasinya di hadapan para demonstran.
“Kita sampaikan pesan bagi para anggota parlemen dan partai politik dan siapapun di parlemen, bahwa kita inginkan diajukannya mosi tidak percaya untuk Najib,” katanya dikutip BBC.

Dan massa menyahutnya dengan teriakan lantang, “setujuuuu!”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Unjuk rasa ini akan berlanjut hingga hari Ahad (30/08/2015) ini. Dan sebagian demonstran siap untuk bertahan di posisi mereka sepanjang malam.

“Saya ingin mengungkapkan pendapat saya, seperti banyak kawan lainnya, yang menginginkan pemerintahan yang bersih, karenanya saya pikir PM Najib harus turun,” ujar Fathi Faruq, seorang insinyur berusia 27 tahun.

Untuk itu, katanya, ia akan bertahan selama mungkin dalam aksi yang akan berlangsung hingga Ahad.

Najib menghadapi menghadapi serangan selama beberapa minggu sejak penyelidik kasus pengelolaan keuangan di badan usaha milik negara 1MDB menemukan transfer yang tak jelas sebesar US$600 juta.

Para pengunjuk rasa berharap bisa memicu gerakan rakyat untuk memaksa Najib lengser, namun para pengamat politik ragu dia akan jatuh.

Keamanan sangat ketat, dan akses ke lapangan yang jadi titik temu para demonstran diblokir.

Portal berita Malaysiakini mengatakan 10 ribu orang telah berkumpul pada siang hari tetapi polisi memperkirakan jumlah yang berkumpul setengah dari angka itu.

Para pengunjuk rasa membawa tulisan “Out, Najib, Out”, menyanyikan lagu kebangsaan, membunyikan klakson plastik dan berteriak “Bersih!”

Bersih juga adalah nama organisasi pro-demokrasi yang jadi penggagas demonstrasi di Kuala Lumpur dan dua kota utama lain di Kalimantan sisi Malaysia.

“Kami warga Malaysia ingin membersihkan negara ini, kami menolak politik kotor,” kata Tinagar Veranogan, seorang demonstran di tengah kerumunan orang yang mayoritas anak muda, sementara helikopter berdengung di atasnya.

Malaysia Rally2

Harian Star mengatakan pada Kamis tentara bisa ikut campur tangan jika protes jadi tak terkendali dan donyatakan keadaan darurat. Seorang juru bicara militer menolak berkomentar.

Otoritas Kuala Lumpur menolak aplikasi izin protes Bersih, membuat banyak yang khawatir insiden pada protes 2012 terulang. Ketika itu, polisi menggunakan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan demosntran.

Beberapa truk anti huru-hara dan meriam air diparkir di dekat Lapangan Merdeka, pada Sabtu.
Pemerintah telah memblokir situs web Bersih dan dilarang memakai kaos berwarna kuning yang jadi ciri khasnya, demikian dikutip dikutip CNN Indonesia.

Gerakan anti-korupsi Transparency International menyerukan kepada pemerintah Malaysia untuk menghormati hak warga negara untuk menunjukkan damai tanpa takut akan pembalasan.
Kehadiran Mahathir

Ibrahim Suffian, direktur lembaga survei independen Merdeka Center, mengatakan ketidakpuasan kepada Najib, yang menjabat sejak 2009, terkonsentrasi di daerah perkotaan dan survei nasional bulan ini oleh kelompoknya menunjukkan mayoritas menentang reli.

Lembaga anti-korupsi Malaysia mengatakan dana yang dibayarkan ke rekening Najib adalah sumbangan dari Timur Tengah, yang terjadi sebelum pemilihan 2013, tapi identitas donor belum terungkap.

 pengunjuk rasa membawa tulisan "Out, Najib, Out", menyanyikan lagu kebangsaan, membunyikan klakson plastik dan berteriak "Bersih!"
pengunjuk rasa membawa tulisan “Out, Najib, Out”, menyanyikan lagu kebangsaan, membunyikan klakson plastik dan berteriak “Bersih!”

 

Najib, 62, telah membantah melakukan kesalahan dan mengatakan dia tidak mengambil uang untuk kepentingan pribadi tetapi di lain sisi telah memperketat cengkeramannya pada kekuasaan melalui serangkaian langkah-langkah untuk menyingkirkan calon pembangkang.

Sementara itu, mantan Perdana Menteri Malaysia Dr Mahathir Mohamad tanpa diduga hadir dalam aksi unjuk rasa Bersih 4 yang digelar di Merdeka Square, Kuala Lumpur. Kehadirannya disambut sorak gembira para pemrotes.

Mahathir dan istrinya Siti Hasmah Ali tiba sekitar pukul 19.30 waktu setempat.

Ketika berpidato di stadion indoor Pasir Gudang, Dr M, begitu Mahathir kerap dipanggil, sempat mengeluarkan kata-kata keras yang ditujukan untuk Najib.

“Saya pikir jika bangsat itu pergi, maka kita tak akan jadi bangsatlah,” kata dia, dikutip dari Malaysiakini, disambut suara tertawa dan tepuk tangan dari massa. Bangsat, dalam bahasa Melayu berarti ‘orang yang jahat perangainya seperti pencuri,’ ujarnya dikutip CNN.

“Yang membangsatkan bukan UMNO, tapi orang ini,” lanjut Dr M. “Bukan UMNO yang salah. Andalah yang bersalah. Jika anda pergi, semuanya akan baik.”

United Malays National Organisation atau UMNO adalah partai Najib yang kini berkuasa. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mahathir MohammadMalaysiaNajib Razaqreformasiunjuk rasa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ibrah Tiga Jenderal Besar dan Ksatria dalam Tiga Peradaban [1]
Tulisan selanjutnya Dicari Pemimpin Visioner!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?