Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Ilmuwan Muslim Asal Turki Raih Hadiah Nobel Bidang Kimia 2015

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2015 05:13 5:13 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Oktober 2015 08:00
Bagikan
Dr. Aziz Sancar (berbaju putih), peraih Nobel Kimia tahun 2015
Bagikan

Hidayatullah.com–Setelah pakar sains Muslim asal Mesir, Profesor Dr Ahmed Zewail yang memenangkan Hadiah Nobel 1999 dalam bidang kimia, ahli kimia Muslim lain kembali memenangkan Hadiah Nobel 2015.

Dr. Aziz Sancar ilmuwan asal Turki menerima Penghargaan Nobel bersama dua ahli kimia lainnya, Tomas Lindahl (Swedia) dan Paul Modrich (AS) hari Rabu, 7 Oktober 2015 yang digelar di Royal Swedish Academy di Stockholm.

Komite Nobel, sebagaimana yang dirilis dalam situs resmi mereka nobelprize.org, mengatakan bahwa ketiganya telah memberikan pengetahuan dasar tentang bagaimana sebuah sel hidup berfungsi, yang mana, sebagai contoh, dapat bermanfaat untuk pengembangan pengobatan kanker yang baru.

Kerusakan DNA terjadi sepanjang waktu. Alasan ilmiah mengapa material genetik kita yang telah Allah ciptakan tidak hancur adalah karena adanya sejumlah sistem molekuler yang terus-menerus memantau dan memperbaiki DNA.

Tomas Lindahl, ilmuwan asal Swedia, menemukan mekanisme molekuler, dasar perbaikan eksisi, yang secara konstan menetralkan kehancuran DNA kita.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Aziz Sancar memetakan perbaikan eksisi nukleotida, mekanisme yang digunakan sel untuk memperbaiki kehancuran DNA. Orang-orang yang lahir dengan kecacatan dalam sistem perbaikan ini, mendapat resiko kanker kulit jika kulit mereka terpapar sinar matahari.

Sel tersebut juga memanfaatkan pengangkatan jaringan nukleotida untuk membetulkan kerusakan akibat substansi mutagenik, dan penyebab lainnya.

Paul Modrich menunjukkan bagaimana sel memperbaiki kesalahan yang terjadi ketika DNA bereplikasi selama pembelahan sel.

Mekanisme perbaikan ketidak-cocokan ini, mengurangi frekuensi kesalahan selama replikasi DNA hingga ribuan kali. Cacat congenital dalam perbaikan ketidak-cocokan misalnya, diketahui sebagai penyebab kanker kolon turunan.

Sebelumnya, Dr. Ahmad Zewail, menerima penghargaan Nobel Kimia atas jasanya menemukan femtokimia pada tahun 1999. Ahmad Zewail adalah ilmuwan Mesir lulusan Universitas Alexandria yang meraih gelar doktornya di Universitas Pennsylvania, Philadelphia, Amerika Serikat.

Kata kimia (chemistry) sendiri dalam Bahasa Inggris merujuk dari Bahasa Arab, “al-kimya”. Sebelum dikembangkan di Barat, ilmu kimia sudah dikembangkan awal pertama kali di dunia Islam. Bahkan peletak dasar ilmu kimia dunia modern atau popular disebut the father of modern chemistry, bernama Jabir Ibn Hayyan (750 M – 803 M), berasal dari Kabilah Yaman dan hijrah ke Kufah, Iraq.*/Karina Chaffinch

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dr Ahmed ZewailDr. Aziz SancarJabir Ibnu HayyankimiaNobelNobel PriceTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH. Ma’ruf Amin: MUI Akan Bahas Soal Idul Ghadir
Tulisan selanjutnya Dewan Pers: 3 Hal Ini Harus Diperhatikan Media Siber dalam Pemberitaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?