Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dewan Pers: 3 Hal Ini Harus Diperhatikan Media Siber dalam Pemberitaan

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Oktober 2015 08:04 8:04 am
Ahmad
Dipublikasikan 8 Oktober 2015 08:30
Bagikan
Anggota Dewan Pers dan waratawan berdiskusi kasus pemblokiran
Bagikan

Hidayatullah.com- Dewan Pers Indonesia telah mengeluarkan pedoman pemberitaan media siber dan yang menjadi dasar pemberitaan. Dengan adanya pedoman,  akan dapat dibedakan antara media siber satu dengan yang lainnya,  dalam ketaatan pada kode etik jurnalistik.

“Itulah yang disebut dengan literasi media,” demikian dikatakan anggota Dewan Pers Indonesia Priambodo RH kepada hidayatullah.com, di Gedung Dewan Pers, Rabu (07/10/2015) siang.

Menurut Priambodo untuk mengukur ketaatan kepada kode etik tersebut sangat sederhana yakni, pertama apakah media siber yang bersangkutan memberitakan sesuatu yang faktanya benar-benar sudah teruji atau belum.

“Untuk menguji fakta itu reporter harus lihat sendiri secara langsung atau jika tidak mencari narasumber yang teruji kredibelitas dan capabelitasnya,” ujar Priambodo.

Menurut Priambodo narasumber yang bisa disebut credible dan capable adalah orang-orang yang mempunyai suatu kemampuan karena memang berhubungan dengan pekerjaan sehari-harinya, memiliki keilmuan atau sesuai bidang keahlian studinya (bidang yang digeluti selama studi atau sekolah).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain fakta yang telah teruji, Priambodo mengatakan, berikutnya adalah acuan data yang akan digunakan sebagai bahan pemberitaan. Misalnya ketika membahas mengenai tragedi Mina, sebetulnya apa penyebabnya, sementara yang kita tahu tragedi Mina sebuah kasus yang berulang-ulang terjadi.

“Pada logika yang lain, Arab Saudi nggak mungkin kalau nggak belajar dari kejadian sebelum-sebelumnya, seperti memasang cctv dan lain sebagainya,” kata Priambodo.

Lebih lanjut, Priambodo menuturkan, reporter harus menguji semua informasi mulai dari data yang pernah ada dengan data yang baru. Misalnya, jangan-jangan kasus tragedi Mina itu penyebabnya sama dengan kasus-kasus sebelumnya seperti ketidaksiplinan, pembagian zona dan seterusnya.

“Bahkan sekarang Menteri itu sampai bingung kenapa jamaah haji Indonesia bisa masuk ke zona terjadinya tragedi Mina itu. Karena itu, perlu diuji lagi data-datanya,” demikian tandasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dewan perskode etik jurnalistikmedia siberPriambodo RH
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ilmuwan Muslim Asal Turki Raih Hadiah Nobel Bidang Kimia 2015
Tulisan selanjutnya Gadget Pengikis Iman, Pesan Mesra untuk Para Muslimah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?