Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Warga Babakansari Mengaku Resah Jika Ada Acara di Yayasan Muthahhari

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2015 10:30 10:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Oktober 2015 10:30
Bagikan
Sebuah spanduk penolakan acara Asyuro di Jawa Barat
Bagikan

Hidayatullah.com–Selama ini acara-acara atau kegiatan yang dilakukan kelompok Syiah khususnya yang dilakukan di Yayasan Muthahhari Jl.Kampus II Babakansari Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung seolah berjalan tanpa menimbulkan masalah bagi warga sekitar.

Namun sejatinya warga sekitar yayasan milik Jalaluddin Rakhmat tersebut merasa resah dan terganggu dengan digelarnya beberapa acara yang dihadiri banyak orang tersebut. Terbuki dengan keresahan beberapa warga yang berdekatan dengan yayasan tersebut.

“Sebenarnya kita merasa tidak nyaman dan terganggu dengan acara-acara seperti Idul Ghadir atau Asyuro khususnya yang digelar malam hari dan hari kerja. Jangan dikira menikmati, tidak. Selama ini kita hanya memberi toleransi saja pada mereka,”ujar DD (58), seorang warga setempat kepada hidayatullah.com, Kamis (22/10/2015)

Warga Rw 11 Kel. Babakansari yang rumahnya beberapa meter dari SMA Plus Muthahhari ini juga mengaku semakin tidak nyaman khususnya menjelang acara besar yang melibatkan banyak massa di sekolah tersebut.

Untuk menunjukan keresahan dan ketidaknya nyamanan tersebut DD dan beberapa warga lainnya bahkan memasang spanduk penolakan acara Asyuro di lingkungannya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia mencontohkan terjadinya insiden Rabu (21/10/2015) malam, tepat pukul 22.30 WIB, di mana terjadi adu mulut dan saling dorong antara massa dan komunitas Syiah dari Ikatan Jamaah Ahlul Bait (Ijabi) di depan Kantor Muthahhari. Adu mulut terjadi akibat adanya pemasangan spanduk penolakan perayaan Asyuro kemarin semakin menguatkan keresahan tersebut dan kawatir jika semakin membesar. [baca: Warga Babakansari Menolak Perayaan Asyuro]

“Contohnya Rabu malam ada yang mencoba menurunkan sepanduk kita padahal mereka bukan warga di sini. Warga sekitar saja menolak, kenapa warga jauh yang marah? Alhamdulillah pelaku sudah kita amankan di kantor polisi. Terus terang kita juga kawatir jika sampai ada konflik fisik lalu membesar seperti kasus Sampang Madura beberapa tahun lalu,” imbuhnya.

Sementara terganggunya ketenangan warga jika ada acara di Muthahhari juga disebabkan adanya beberapa akses jalan yang ditutup dan penuhnya parkir kendaraan para peserta hingga jalan raya.

Menurut DD beberapa temannya juga kesulitan ketika hendak pulang ke rumah sendiri, khususnya saat malam hari.

Selain itu ia juga merasa terganggu secara psikologis karena tinggal di sekitar Muthahhari kemudian ada orang luar yang mengaitkan bahwa dirinya penganut Syiah.

“Di luaran Muthahhari ini sudah terkenal sebagai yayasan milik orang Syiah lalu kalau ada yang nanya, rumahnya di mana? Kita jawab, “Babakansari” Oh dekat dengan Muthahhari, Syiah dong. Kita kan jadi nggak enak. Kalau dekat maksudnya rumahnya nggak apa-apa, tapi kalau dekat yang dimaksud pemahamannya, itu tidak bisa kita terima,” jelas DD yang mengaku sejak kecil tinggal di daerah tersebut.

Meski menolak acara peringatan Asyuro, dirinya bersama warga berjanji akan menyampaikan dengan bijak dan tertib sehingga tidak sampai menimbulkan konflik.

“Pemasangan spanduk itu salah satu cara kita melakukan penolakan. Kita harap pihak Muthahhari juga bisa mengerti dan tidak memaksakan diri apalagi jika sampai mengundang massa. Saran saya jangan memancing konflik yang dapat menganggu kondusivitas warga. Selama masih bisa dicegah kenapa tidak kita dicegah,”pungkasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AsyuroBabakansaribandungJawa BaratsyiahYayasan Muthahari
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Usulkan Pengadilan Internasional untuk Hentikan Kejahatan Israel
Tulisan selanjutnya Benyamin Netanyahu Pidato Kontroversial, Sudutkan Muslim terlibat Holocaust

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?