Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Analisis

Kebencian terhadap Muslim Inggris Mengkhawatirkan [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 November 2015 10:13 10:13 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2015 10:13
Bagikan
Kelompok anti Islam di Inggris, The English Defence League demo anti Islam dan anti cadar
Bagikan

Hidayatullah.com–Jika ada waktu untuk berselancar di dunia maya, sempatkan melihat-lihat kehidupan para remaja Muslim di Eropa.

Remaja Muslim di Inggris Raya sepertinya memiliki kehidupan yang lebih adem ayem dibandingkan remaja Muslim Eropa lainnya.

Tidak sedikit hijab fashion, blogger yang berasal dari London. Tokoh Muslim juga bukan barang asing di dunia hiburan negeri Ratu Elizabeth II tersebut, seperti di serial TV Skins ataupun film Bend it Like Beckham.

Beberapa kali gadis-gadis berjilbab tertangkap kamera di antara kerumunan fans penyanyi idola yang konser di Inggris Raya, menyiratkan kehidupan mereka senormal kehidupan remaja di Indonesia.

Belum lagi sosok Zayn Malik, mantan personel One Direction yang menarik banyak fans hanya gara-gara agama di ID Card-nya.

Baca Juga

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Sidang Umum PBB UNGA
Mimpi Buruk Israel: Turki Bangkit Jadi Kekuatan Baru Timur Tengah
Strategi Ibrahim Traoré: Tinggalkan Penjajah Prancis, Dekati Rusia
“Gubernur Konten”,  Antara Pencitraan, dan Polarisasi Digital
Kampanye Digital Masif dari Arab Diluncurkan untuk Menjatuhkan Sinwar dan Hamas
NAS Daily Terima Penghargaan dari Lobi ‘Israel’

Namun sebuah studi menunjukkan bahwa kehidupan mereka tidak senormal yang kita bayangkan.

Islamic Human Rights Commission (IHRC) mengungkap bahwa ‘atmosfer kebencian normal’ untuk para Muslim di Inggris Raya telah masuk ke tingkat ‘mengkhawatirkan.’

Organisasi advokasi ini telah melakukan studi terhadap kehidupan sehari-hari para Muslim Inggris, dan hasilnya, mereka menemukan peningkatan tajam jumlah penganiayaan verbal. Itu baru pada kasus-kasus yang dilaporkan. Terjadi juga kenaikan serangan secara fisik sejak survei yang sama dilakukan pada 2010.

Dari 1800 partisipan, hasil survei membuktikan bahwa antara 2010 dan 2014, jumlah orang yang menyaksikan tindakan islamophobia kepada orang lain naik dari 50% menjadi 82%.

Pada periode yang sama, jumlah orang yang menyatakan mereka melihat negatif stereotype tentang Islam dan Muslim meningkat tajam dari 69% menjadi 93,3%, menunjukkan bahwa pengalaman tersebut hampir secara universal diterima oleh seluruh Muslim.

Temuan kunci lainnya adalah lebih dari 50% peserta yang disurvei di daerah-daerah yang didiami banyak Muslim percaya bahwa para politikus dengan mudahnya mengampuni tindakan-tindakan diskriminasi terhadap Muslim. Atas dasar temuan tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa islamophobia telah berevolusi menjadi sebuah bentuk diskriminasi terhadap sekelompok orang yang dianggap lumrah. Maksudnya, diskriminasi terhadap Islam menjadi hal yang biasa saja.

Menurut Al Jazeera, laporan lengkapnya menggarisbawahi kasus-kasus khusus islamophobia, termasuk seorang turis asal Kuwait yang ditahan dan diinterogasi atas tuduhan tindakan terorisme hanya gara-gara mengambil selfie di depan sebuah pusat perbelanjaan.

Seorang wanita yang bekerja mengurus anak-anak autis dilarang memakai hijab selama bekerja karena para orang tua merasa tidak aman meninggalkan anak mereka dibawah pengawasannya.

Kepala peneliti di IHRC, Arzu Merali, menjelaskan bagaimana masyarakat Inggris sekarang hidup dengan sebuah konsep mitos dimana mereka mengabaikan rasisme struktural.

Wanita tersebut menambahkan, “Jika retorika ini terus berlanjut, kami tidak akan tinggal diam. Atmosfer kebencian yang tercipta karena dunia politik dan media, termasuk Undang-Undang Keamanan dan Anti Terorisme tahun 2015, bekerjasama untuk menciptakan lingkungan penuh kebencian terhadap Islam, yang menimbulkan tindakan-tindakan negatif terjadi. Penelitian ini menunjukkan bahwa di Inggris Raya, insiden-insiden tersebut jumlahnya meningkat dalam 5 tahun terakhir,” ujarnya dikutip www.independent.co.uk  (BERSAMBUNG)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DiskrimatifEropainggrisislamophobiakebencian terhadap Muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muzakarah Ulama dan Tokoh Umat untuk Usung Gubernur Muslim
Tulisan selanjutnya Bithanah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Analisis

Mundurnya ‘Israel’ dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?

5 Januari 2024 07:00
Analisis

Analisa Mantan Intel AS: Hamas Memenangkan Perang di Gaza

24 November 2023 13:00
Invasi Darat Israel ke Gaza
AnalisisArtikel

3 Skenario Invasi Darat Israel Menurut Pakar Keamanan Internasional

1 November 2023 06:10
Analisis

Serangan Pejuang Kemerdekaan Palestina  terhadap ‘Israel’ Makin Menampakkan Kemunafikan Barat

11 Oktober 2023 21:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?