Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Perbuatan Baikmu Selamatkan Negerimu!

Ahmad
Terakhir diupdate: 27 November 2015 13:08 1:08 pm
Ahmad
Dipublikasikan 27 November 2015 13:30
Bagikan
“Jika hari kiamat telah tegak, sedang di tangan seorang diantara kalian terdapat bibit pohon korma; jika ia mampu untuk tidak berdiri sampai ia menanamnya, maka lakukanlah”. [HR. Ahmad ]
Bagikan

TAK sedikit orang berpikir bagaimana menyelamatkan bangsa dan negara. Tetapi, cukupkah penyelamatan bangsa dan negara sebatas dengan regulasi tanpa aksi?

Kekisruhan dan kericuhan yang kerap menyapa negeri ini bukan karena kurangnya regulasi, tetapi sedikitnya jiwa-jiwa yang mau memperbaiki diri.

Alhamdulillah, kita sebagai Muslim mendapati suatu ajaran yang holistik komprehensif, sehingga tidak ada amalan baik yang tidak berdampak besar.

Demikian sebaliknya, tidak ada amalan buruk yang tidak berdampak kerusakan massal. Oleh karena itu adalah bukti nyata kecintaan kita kepada negeri ini bahkan suatu penyelamatan penting bagi negeri ini dengan terus menerus memperbaiki diri, menempa diri berlatih tiada henti untuk senantiasa melakukan kebaikan demi kebaikan.

وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهۡلِكَ ٱلۡقُرَىٰ بِظُلۡمٖ وَأَهۡلُهَا مُصۡلِحُونَ ١١٧

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

“Dan Tuhanmu tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, selama penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Hud [11]: 117).

Ibn Katsir menjelaskan bahwa Allah tidak akan membinasakan suatu negeri yang penduduknya berbuat kebaikan. Kebaikan itu tiada lain kemauan untuk melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar sebagaimana yang Allah firmankan dalam Surah Ali Imran ayat 104.

Sebaliknya, Allah pasti akan membinasakan suatu negeri yang penduduknya sudah menjadi orang-orang yang zalim yang hati, akal dan perasaannya tidak lagi bisa membedakan yang haq dan bathil, sehingga benci terhadap yang ma’ruf dan bangga terhadap yang munkar.

Dengan kata lain, siapapun dari kaum Muslimin dan Muslimat yang dengan penuh kesadaran berusaha berbuat baik, kemudian melaksanakan amar ma’ruf dan nahi munkar sesuai kapasitas dan kapabilitasnya, berarti ia tidak saja telah menjaga dirinya dari kebinasaan, tetapi juga ikut menjadikan negeri ini terlindungi dari azab Allah Ta’ala. Lantas, bagaimana jika yang melakukan kebaikan itu satu keluarga, satu RT, RW, satu kampung, kecamatan dan seluruh NKRI?

Oleh karena itu, sebagai apapun diri kita dalam kehidupan berrumah tangga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, berbuat baik mesti diprioritaskan. Amar ma’ruf nahi munkar mesti dijalankan. Insha Allah dengan itu Allah akan jaga dan selamatkan negeri kita.

Bentuk dan Keutamaan Kebaikan

Selain berdampak besar, kebaikan dalam Islam juga mendatangkan manfaat langsung bagi setiap Muslim yang mengamalkannya. Di antaranya adalah dihapuskannya dosa-dosa yang perah dilakukan.

إِنَّ ٱلۡحَسَنَٰتِ يُذۡهِبۡنَ ٱلسَّيِّ‍َٔاتِۚ

“Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan.” (QS. Hud [11]: 114).

Apa kebaikan-kebaikan yang dimaksud. Ibn Katsir menjelaskan, di antaranya adalah shalat. Rasulullah shallallahu alayhi wasallam bersabda, “Tidaklah seorang Muslim melakukan dosa, kemudian ia berwudhu dan shalat dua rakaat, melainkan ia akan diampuni.” (HR. Ahmad).

Dengan kata lain, shalat bisa menghapus dosa, sekaligus bisa menjadi sebab turunnya rahmat Allah, sehingga selamat negeri ini. Dengan demikian perintah shalat lima waktu semestinya disyukuri sebagai nikmat luar biasa. Pantas jika Rasulullah dalam 24 jam yang dimilikinya tidak pernah bosan mendirikan shalat-shalat sunnah.

Aduhai, betapa indah jika seluruh umat Islam di negeri ini bisa memenuhi setiap masjid di seluruh negeri untuk mendirikan shalat lima waktu berjama’ah. Sungguh keselamatan bangsa dan negara akan benar-benar nyata.

Tentu, amalan kebaikan tidak semata shalat. Di antaranya ada sedekah, silaturrahim, memaafkan, memuliakan tetagga, memuliakan tamu dan beragam perintah dan keteladanan yang ada pada diri Rasulullah, itu kebaikan semua.

Tidak terkecuali senyum terhadap sesama, atau pun berkata baik. Jadi, mengapa tidak kita upayakan dalam 24 jam kita banyak kebaikan yang kita amalkan.

وَمَن يَقۡتَرِفۡ حَسَنَةٗ نَّزِدۡ لَهُۥ فِيهَا حُسۡنًاۚ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ شَكُورٌ

“Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Asy-Syuraa [42]: 23).

Kriteria orang yang Gemar Kebaikan

Kemudian, kebaikan itu hanya mungkin dilakukan manakala memenuhi syarat sebagaimana yang Allah tegaskan.

Pertama, senantiasa berhati-hati dalam kehidupan karena takut terhadap azab Allah Ta’ala.

Kedua, benar-benar meyakini ayat-ayat Allah.

Ketiga, mentauhidkan Allah Ta’ala alias tidak mempersekutukan-Nya.

Keempat, gemar memberi dengan hati yang takut dan meyakini bahwa semua akan kembali kepada Allah Ta’ala.

Terhadap empat kriteria tersebut Allah berfirman;

أُوْلَٰٓئِكَ يُسَٰرِعُونَ فِي ٱلۡخَيۡرَٰتِ وَهُمۡ لَهَا سَٰبِقُونَ

“Mereka itu bersegera untuk mendapat kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang-orang yang segera memperolehnya.” (QS. Al-Mu’minun [23]: 61).

Rasulullah pernah bersabda;
إِنْ قَامَتْ السَّاعَةُ وَبِيَدِ أَحَدِكُمْ فَسِيلَةٌ فَإِنْ اسْتَطَاعَ أَنْ لَا يَقُومَ حَتَّى يَغْرِسَهَا فَلْيَفْعَلْ

“Jika hari kiamat telah tegak, sedang di tangan seorang di antara kalian terdapat bibit pohon korma; jika ia mampu untuk tidak berdiri sampai ia menanamnya, maka lakukanlah.” [HR. Ahmad]

Mri berupaya untuk mengisi hari demi hari dengan mengamalkan kebaikan-kebaikan. Karena pada akhirnya, kebaikan itu pasti kembali kepada kita dalam bentuk kebaikan pula yang boleh jadi lebih besar, lebih luas dan lebih dahsyat, tidak saja bagi pribadi kita, tetapi juga bagi bangsa dan negara. Karena dalam Al-Qur’an Allah Ta’ala menegaskan, “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS. Ar-Rahman [55]: 60). Wallahu a’lam.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amalamar ma'ruf nahi munkarkebaikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nazaruddin Umar: Bela Negara Tak Harus Selalu Angkat Senjata
Tulisan selanjutnya Kemenag Akan Luncurkan Al-Quran Terjemah Bahasa Banyumas, Minang dan Dayak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?