Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

8 Pernyataan ANNAS Hasil Mudzakarah Nasional 2015 Terkait Syiah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Desember 2015 11:17 11:17 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Desember 2015 11:17
Bagikan
Seminar tentang “Bahaya Idelogi Syiah Terhadap Keutuhan NKRI” yang diselenggarakan Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) di Bandung, Ahad (29/11/2015)
Bagikan

Hidayatullah.com– Ormas Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) kembali menggelar mudzakarah nasional di sekretariatnya Masjid Al Fajr Jl. Cijagra, Kota Bandung, Ahad (29/11/2015). Mudzakarah tersebut dihadiri sekira 300 ulama, tokoh masyarakat serta pengurus ANNAS dari seluruh Indonesia. Mudzakarah yang digelar seharian tersebut bertujuan merumuskan rencana program kerja dan beberapa poin pernyataan sikap. Berikut pernyataan sikap yang dibacakan Ketua Tim Advokasi ANNAS,KH.Rizal Fadilah,SH:

Pertama, penegasan kata “Anti” dalam “Anti Syiah” bukan berarti ANNAS mendukung radikalisme atau merupakan gerakan intoleran melainkan “sikap tegas” umat Islam untuk mewaspadai akan penyimpangan dan bahaya ajaran Syiah bagi umat, bangsa dan negara.

Kedua, mengingatkan umat dan pemerintah bahwa Syiah bukan semata sekte teologis, melainkan suatu gerakan politik denga ideologi imamah yang berpotensi membangun konflik dan membuat makar untuk merebut kekuasaan.

Ketiga, Indonesia berada dalam posisi ‘darurat Syiah’ karena campur tagan dan intervensi keagamaan, budaya, ekonomi dan politik negara Syiah Iran. Karenanya presiden dan jajaran pemerintah harus lebih peka dan waspada terhadap gerakan ideologi transnasional Syiah dukungan Iran ini.

Keempat, mendesak pemerintah untuk menutup Atase Kebudayaan Kedubes Iran karena dinilai telah menyimpang dari tugas diplomatiknya dengan memberi dukungan pengembangan Syiah dengan dana, bantuan pendidikan, maupun lobi-lobi politik ke pusat kekuasaan. Investasi bisnis telah menjadi alat kepentingan politik pul. Persona non grata kan diplomat Iran di Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kelima, awasi ketat bila perlu segera tutup dan bubarkan lembaga pendidikan, penerbitan dan yayasan-yayasan yang terafiliasi dengan faham sesat Syiah karena membahayakan generasi muda dan masa depan keutuhan bangsa dan umat Islam di Indonesia yang berfahamkan ahlu sunnah wal jamaah.

Keenam, mendesak MUI untuk meningkatkan hasil kajian tentang penyimpangan Syiah di Indonesia dan dengan segera mengeluarkan fatwa sesat ajaran Syiah. Hal ini penting untuk dakwah penyadaran umat Islam yang terpengaruh oleh ajaran sesat Syiah. Dan bagi aparat penegak hukum untuk menindak pelaku penodaan agama oleh tokoh dan para pengikut Syiah.

Ketujuh, meningkatkan umat dan Pemerintah bahwa membiarkan ajara taqiyah (berdusta), la’nah (menghujat dan mencaci-maki) serta mut’ah (kawin kontrak) jelas-jelas menyimpang dan membahayakan karakter masyarakat bangsa. Ini adalah wujud dari gerakan radikal takfiri serta gerakan hate-speech penganut Syiah. Sedangkan kawin kontrak merupakan dasar kebebasan berzina dan kedok prostitusi.

Kedelapan, mendorong Kementerian Agama (Kemenag) untuk bekerja sama intens dengan kementerian luar negeri dengan melakukan pengawasan kepada misionaris Syiah yang masuk ke Indonesia baik dari Iran, Iraq, Afghanistan dan Libanon. Demikian juga dengan mengawasi para “pengungsi” Syiah di berbagai rumah detensi-Imigrasi Indonesia.

Selain mudzakarah,pada hari dan tempat yang sama ANNAS juga menyelenggarakan seminar dengan tema “Bahaya Idelogi Syiah Terhadap Keutuhan NKRI”. Hadir sebagai narasumber dalam seminar tersebut antara lain, Prof.Dr.Asep Warlan Yusuf,SH,MH ( Pengamat Politik dan Pakar Hukum Tata Negara), KH. Abdus Shomad (Tokoh NU dan Ketua Umum MUI Jawa Timur), Mayjen (Purn) Kivlan Zen (Mantan Kastaf Kostrad) serta KH.Faturahman Kamal,Lc,M.Si (Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah).*/Abu Luthfi Satrio

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aliansi Nasional Anti-SyiahANNASmudzakarahNKRIsyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mari Belajar Dari Para Nabi Allah Saat Hadapi Ancaman dan Ujian
Tulisan selanjutnya 7 Deklarasi Senayan 2015 Mendukung Perjuangan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?