Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Wakil PM Israel Silvan Shalom Mundur karena Tuduhan Pelecehan Seksual Sejumlah Wanita

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Desember 2015 05:31 5:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2015 05:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Wakil Perdana Menteri Israel Silvan Shalom, seorang politisi veteran dari Partai Likud pimpinan Benjamin Netanyahu, hari Ahad (20/12/2015) mengundurkan diri menyusul tuduhan pelecehan seksual atas sejumlah wanita selama karirnya.

Keputusan untuk mundur Shalom, yang juga menjabat sebagai menteri dalam negeri dan pernah menjadi menteri luar negeri itu, diharapkan tidak mengganggu stabilitas pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Media di Israel beberapa hari belakangan mengabarkan sejumlah wanita melaporkan bahwa Shalom telah melecehkan mereka. Kejaksaan Agung Israel hari Ahad memerintahkan agar kepolisian menyelidiki tuduhan itu, lansir Reuters.

“Saya telah memutuskan mundur dari jabatan saya sebagai menteri dan anggota Knesset (parlemen Israel),” kata Shalom dalam pernyataannya, seraya menambahkan bahwa dia khawatir beban dari isu belakangan ini akan memberatkan keluarganya.

Shalom bukanlah pejabat tinggi dan politisi Zionis Israel pertama yang terpaksa meletakkan jabatannya karena skandal seksual.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mantan presiden Moshe Katsav turun dari kursi presiden pada 2007 dan kemudian divonis penjara 7 tahun, setelah terbukti bersalah dua kali melakukan pemerkosaan atas seorang stafnya ketika dia masih menjabat menteri di kabinet pada akhir tahun 1990-an, serta melakukan serangan seksual atas dua wanita lainnya yang bekerja untuk dirinya saat menjabat presiden. Katsav membantah telah melakukan semua itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UNHCR: Semester Pertama 2015 Turki Negara Penampung Pengungsi Terbanyak
Tulisan selanjutnya Setelah Didesak Obama, Turki Tarik Pasukannya dari Iraq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?