Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Karya Raja Ali Haji Dicetak Pakai Kertas Istana di Malaysia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Januari 2016 08:54 8:54 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Januari 2016 08:54
Bagikan
Raja Ali Haji. Bapak Bahasa Melayu - Indonesia /doc @ Frans AZ
Bagikan

Hidayatullah.com–Tak banyak umat Islam di negeri ini yang mengenal Raja Ali Haji,  tokoh sastra Muslim dan ulama Melayu asal Pulau Penyengat, Kepulauan Riau.

Padahal karya-karyanya disebutkan begitu melegenda hingga ke dunia internasional. Hal itu diungkap oleh peneliti tokoh Melayu, Ai Wardah Mardiah Koswiar, M.Phil. dalam Seminar yang digelar oleh Institut Pemikiran Islam dan Pembangunan Insan (PIMPIN) tersebut bertajuk “Empat Naskah Karya Raja Ali Haji” dan digelar di ruang kelas Masjid Salman Insitut Teknologi Bandung (ITB), Ahad, (03/01/2016).

Dalam temuan penelitian Wardah, salah satu bukti sederhana tentang penghargaan besar atas karya Raja Ali Haji terdapat di Malaysia.

Di negeri jiran tersebut ditemukan beberapa karya Raja Ali Haji yang dicetak memakai kertas kerajaan atau istana.

“Buku Bustan al-Katibin dan Tuhfat al-Nafis itu dicetak memakai kertas istana yang bisa bertahan hingga ratusan tahun ke depan,” ungkap Wardah, lulusan Magister Philosofi Centre of Advanced Studies on Islam, Science, and Civilisation (CASIS), Universitas Teknologi Malaysia (UTM).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut Wardah, sadar tak sadar saat ini ada upaya secara massif untuk menghilangkan peran para tokoh Islam dalam sejarah bangsa Indonesia, terutama pada kerajaan-kerajaan Islam terdahulu.

Kaum sekular, lanjut Wardah, secara sengaja menutupi atau membelokkan fakta sejarah tersebut.

“Saat ini siapa yang kenal lebih jauh nama Raja Ali Haji tersebut? Kalaupun ada biasanya hanya sebatas karya sastranya, Gurindam Dua Belas. Selain itu bisa dibilang tidak ada,” papar Wardah.

Padahal dikatakan, Raja Ali Haji adalah seorang ulama Nusantara yang juga pernah berguru hingga ke Makkah. Usai menetap beberapa tahun di Makkah, Raja Ali Haji langsung diangkat menjadi penasehat kerajaan Riau-Lingga pada abad 19.

Masih menurut Wardah, istilah pujangga atau sastrawan juga mengalami penyempitan makna ala sekular. Sebab zaman dahulu, sebutan pujangga mencakup seorang tokoh intelektual, penulis, sejarahwan, bahkan menjadi seorang filsuf dan ahli sejarah.

“Belasan karya Raja Ali Haji bisa menjadi bukti kepakarannya di berbagai bidang ilmu,” ungkap Wardah.

“Tahun 1860, Raja Ali Haji bahkan sudah punya murid yang menyebar hingga ke Bandung, Jawa Barat,” imbuh Wardah kembali.

Untuk diketahui, peraih gelar Pahlawan Nasional (2004) tersebut setidaknya memilik karya sebanyak empat belas buku yang dterbitkan. Di antaranya, “Silsilah Melayu dan Bugis” dan “Tuhfat al-Nafis” (bidang sejarah), “Thamarat al-Muhimmah Dhiyafah li al-Umara wa al-Kubara” dan “Muqaddimah fi Intizam al-Wazaif al-Malik”.

Kedua judul terakhir adalah buah dari kepakaran Raja Ali Haji di bidang ketatanegaraan Islam dan adat istiada Melayu. Di bidang bahasa, Raja Ali Haji dikenal dengan buku “Gurindam Dua Belas”,“Syair Abdul Muluk”, “Bustan al-Katibin” serta “Kitab Pengetahuan Bahasa.

Terakhir, di bidang agama dan pemikiran, Raja Ali Haji menelurkan karya “Syair Siti Siyanah”, “Syair Hukum Nikah”, dan “Syair Gemala Mastika Alam”. */Masykur

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gurindam Dua BelaspujanggaRaja Ali Hajisastrawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Meminta Israel Tak Biarkan Turki Bantu Gaza
Tulisan selanjutnya Israel Larang Lebih 600 Panggilan Adzan dari Masjid Ibrahimi Selama 2015

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?