Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kecam Eksekusi Tokoh Syiah, Turki: Saudi dan Iran Teman Kami

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Januari 2016 13:40 1:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Januari 2016 13:31
Bagikan
Juru bicara pemerintah Turki, Numan Kurtulmus.
Bagikan

Hidayatullah.com—Turki mengatakan tidak mendukung eksekusi seorang tokoh Syiah oleh Arab Saudi, karena Ankara menentang hukuman mati, kata juru bicara pemerintah Numan Kurtulmus hari Senin (4/1/2016).

“Kami menentang semua bentuk hukuman mati, khususnya yang bermotif politik … Bagi kami tidak mungkin untuk mendukung hukuman mati yang dilakukan oleh negara manapun,” kata Kurtulmus dalam sebuah konferensi pers seperti dikutip Today’s Zaman.

Kurtulmus mengatakan eksekusi hari Sabtu atas Nimr Al-Nimr tersebut tidak kondusif bagi perdamaian di kawasan. “Akan tetapi, Arab Saudi dan Iran adalah teman-teman kami dan kami tidak ingin mereka berkelahi, karena itu adalah hal terakhir yang kawasan ini perlukan,” kata Kurtulmus.

Baca: Kejahatan Tokoh Syiah Nimr Al- Nimr sehingga Dieksekusi di Arab Saudi

Menyusul eksekusi atas Nimr Al-Nimr, pemimpin Iran hari Ahad (3/1/2016) memperingatkan Arab Saudi yang akan menerima “laknatullah” atas tindakan yang dilakukan terhadap pemuka Syiah tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nimr Al-Nimr merupakan tokoh sentral aksi-aksi unjuk rasa warga Syiah di wilayah timur Arab Saudi pada 2012 yang mengakibatkan sejumlah aparat keamanan dan warga sipil terbunuh. Ulama Syiah itu semasa hidupnya gencar menyerukan pemberontakan terhadap penguasa Kerajaan Arab Saudi.

“Arab Saudi dan Iran adalah dua negara besar dunia Muslim, dan kami memiliki hubungan dengan keduanya, kata Kurtulmus yang juga menjabat wakil perdana menteri seperti dikutip Hurriyet.

“Kedua negara harus meninggalkan ketegangan ini secepatnya. Kawasan ini (Timur Tengah, red) tidak dapat memikul ketegangan semacam itu,” imbuhnya.

Eksekusi atas Al-Nimr memicu perselisihan Riyadh-Teheran dan mengundang aksi protes brutal di kalangan warga Syiah di sejumlah wilayah, serta berbuntut pada peregangan hubungan diplomatik beberapa negara di kawasan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudisyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vonis Penjara Seumur Hidup Sejumlah Tokoh Al-Ikhwan Mesir Dibatalkan
Tulisan selanjutnya Konstribusi Mahasiswa dalam Mengawal Isu Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?