Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Seorang Guru Diserang, Yahudi Prancis Diminta Tidak Pakai Kippah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Januari 2016 11:30 11:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Januari 2016 11:30
Bagikan
Benjamin Amsellem (tengah) dikawal polisi Marseille.
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin Yahudi di kota Marseille, Prancis, meminta agar para pria Yahudi tidak mengenakan topi khas mereka, kippah, menyusul serangan yang dialami seorang guru Yahudi.

Zvi Ammar, pimpinan Konsistori Israel di Marseille, mengatakan “tindakan luar biasa” perlu diambil guna menyelamatkan nyawa orang-orang Yahudi.

Namun, pimpinan rabi Prancis mendesak agar umat Yahudi tetap mengenakan topi khas mereka, lapor BBC Selasa (12/1/2016).

Guru tersebut ditusuk oleh seorang anak laki-laki yang dikabarkan mengatakan dirinya melakukan hal itu demi kelompok ISIS.

Serangan hari Senin (11/1/2016) dengan menggunakan golok itu mengakibatkan Benjamin Amsellem, yang saat kejadian mengenakan kippah (yarmulke), menderita luka di bahu dan tangan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Berbicara kepada koran Prancis, La Provence, Ammar mengimbau agar orang-orang Yahudi tidak mengenakan kippah di jalan agar tidak diketahui identitasnya sebagai seorang laki-laki Yahudi.

Ketua Konsistori Israel di wilayah Marseille itu (konsistori Yahudi = semacam dewan tertinggi bagi umat Yahudi, red), mengatakan dirinya sadar imbauannya dapat memicu kemarahan di kalangan Yahudi. Namun, “tidak ada yang lebih penting” dari melindungi nyawa manusia, kata Ammar. Dia meminta lelaki Yahudi tidak mengenakan kippah sampai “situasinya kembali aman.”

Akan tetapi, ketua rabi Prancis Haim Korsia mendesak Yahudi Marseille tidak mengikuti saran itu.

“Kita tidak harus menyerah pada apa pun, kita harus tetap mengenakan kippah,” kata Korsia, menegaskan bahwa topi khas Yahudi itu tidak bertanggung jawab atas serangan yang terjadi.

Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun keturunan Kurdi Turki ditangkap menyusul serangan atas Amsellem, 35, yang dilakukan di tengah jalan siang hari di Marseille hari Senin lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Malaysia Kritik Foto Selfie Menyusui
Tulisan selanjutnya Menlu Swedia Meminta Pembunuhan Ratusan Orang Palestina oleh Tentara Israel Diselidiki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia

Berita
26 September 2026 17:18
Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council
KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?