Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kementerian Kominfo Blokir 11 Situs Terkait Isu Radikalisme dan Teror

Ahmad
Terakhir diupdate: 17 Januari 2016 09:18 9:18 am
Ahmad
Dipublikasikan 17 Januari 2016 09:18
Bagikan
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pasca ledakan Pos Polisi di depan Gedung Sarinah dan kafe Starbucks di Gedung Skyline, di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir 11 situs yang dianggap beraliran radikal.

“Terakhir ada 11 situs yang kami tutup ya, karena masuk kategori radikalisme,” kata Rudiantara di kompleks Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan di Jakarta, Jumat dikutip Antara.

Ia menjelaskan sejumlah situs tersebut lebih banyak berasal dari Indonesia dengan alamat co.id dan penyedia blog gratis, namun ada sebagian juga yang berasal dari luar negeri.

Hingga tadi pagi, beberapa situs yang di antaranya menginformasikan cara membuat bom masih bisa dibuka namun sekitar pukul 10.00 WIB tidak bisa lagi.

“Jadi kami langsung tutup dulu, baru setelah itu kami pelajari (konten situsnya),” jelas dia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut dia ke-11 situs tersebut sebagian sudah dipantau oleh aparat penegak hukum sebagai situs yang beraliran radikal. Sedangkan sisanya didapatkan dari laporan masyarakat.

Rudiantara mengatakan, ada tim khusus yang diluar Kementerian Kominfo untuk memantau situs-situs yang dianggap meresahkan masyarakat hingga radikal.

“Ada yang bukan di Kominfo, kami berikan jalur khusus untuk aparat keamanan,” kata dia.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menghimbau agar masyarakat tidak meneruskan sebuah informasi yang belum tentu kebenarannya, khususnya yang berkaitan dengan isu radikalisme dan terorisme.

“Ada laporan masyarakat, terakhir ada 11 situs yang kami tutup ya. Karena masuk kategori radikalisme. Kita tutup setelah aksi pengeboman itu,” ungkapnya.

Rudiantara mengatakan sejumlah situs tersebut lebih banyak berasal dari Indonesia dengan alamat co.id dan penyedia blog gratis, namun ada sebagian juga yang berasal dari luar negeri. Rudiantara menambahkan, ada tim khusus yang diluar Kementerian Kominfo untuk memantau situs-situs yang dianggap meresahkan masyarakat hingga radikal.

“Website lebih mudah, karena bisa dari laporan masyarakat. Tapi kalau media sosial biasanya mereka hit and run. Jadi ada tim yang dikatakan tidak di Kominfo. Karena Kominfo lebih fokus pada pengaduan masyarakat. Kami berikan jalur khusus kepada aparat keamanan. Kalau yang kaitan radikalisme terorisme itu tidak memberitahu kapan mau terjadi dan di mana terjadinya, jadi harus ada jalur khusus,” paparnya.

Rudiantara menghimbau kepada masyarakat agar tidak meneruskan sebuah informasi yang belum tentu kebenarannya. Apalagi yang berkaitan dengan isu radikalisme dan terorisme.

Rudiantara menambahkan, “Saya harapkan kepada masyarakat, jangan mudah untuk mem-forward informasi yang barangkali belum akurat. Yang malah nanti membuat masyarakat bingung, ini benar atau tidak. Belum tentu itu benar, atau malah hoax. Timbang-timbang, walaupun itu dari teman atau saudara. Dengan kita berpikir mengenai konten-nya itu, kita akan mengurangi 1 orang bingung dengan sebuah informasi yang kita kirim.”

Di antara ke 11 situs radikal itu ada situs www.bahrunnaim.com yang diduga milik Bahrunnaim warga negara Indonesia seorang simpatisan negara Islam Iraq Suriah (ISIS) yang bermukim di Suriah. Bahrunnaim ini menurut kepolisian diduga berada di balik aksi teror bom bunuh diri dan penembakan di kawasan jalan Thamrin Jakarta.

Situs lainnya yang sudah diblokir yaitu: www.dawlaislamiyyah.wordpress.com, www.keabsahankhilafah.blogspot.co.id,www.khilafahdaulahislamiyyah.wordpress.com, www.tapakrimba.tumbler.com, www.thoriquna.wordpress.com,www.tauhidjihad.blogspot.co.id,www.gurobabersatu.blogspot.co.id,www.bushro2.blogspot.co.id,www.mahabbatiloveislam.blogspot.co.id, www.azzam.in.

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan kepolisian dan aparat terkait lainnya dalam penanganan peristiwa serangan aksi teroris ini.

“Kemajuan sangat banyak, dan kita menangkap sampai saat ini ada beberapa belas orang (terduga teroris). Dan cukup banyak kemajuan. Dan kita mendapat beberapa peralatan (barang bukti),” ujar Luhut.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MenkominfoMenteri Komunikasi dan InformatikaradikalRudiantarateror
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khutbah Dai “Batam Madani”: Negara Jangan Kalah Sama Terorisme
Tulisan selanjutnya Menag Resmikan Pembangunan Masjid Agung Medan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?