Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemerintah Diminta Jujur dan Obyektif dalam Minimalkan Terorisme

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Januari 2016 06:18 6:18 am
Ahmad
Dipublikasikan 22 Januari 2016 06:18
Bagikan
Polisi mengamankan lokasi ledakan di pos polisi Sarinah, Jakarta.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengamat Kontra Terorisme Harits Abu Ulya menilai bahwa, wacana akan diterbitkannya Perpu –sebagai jalan pintas sebelum merevisi Undang-Undang (UU) terorisme– masuk dalam prolegnas tidak menyentuh akar persoalan terorisme.

“Meminimalkan terorisme, pemerintah harus jujur dan obyektif, serta mau melakukan kajian secara holistik komprehensif terhadap akar lahirnya terorisme,” kata Harits dalam rilisnya kepada hidayatullah.com, Kamis  (21/01/2016).

Menurut Harits, kerasnya UU atau regulasi tidak serta merta signifikan dengan hilangnya tindak pidana terorisme. Katanya, kalau mencontoh negara tetangga sebagai acuan konstruksi regulasi, ada yang perlu dicatat bahwa fenomena dan kultur keberagamaan muslim Indonesia berbeda dengan Malasyia dan Singapura.

“Di samping fariabel kondisi politik ekonomi dan tingkat pendidikan yang melingkupi juga berbeda,” imbuhnya.

Karena itu, menurutnya, pemerintah perlu menjauhkan kondisi Indonesia dari problem ekonomi kesejahteraan, problem tingkat pendidikan dan skill produktifitas masyarakatnya. Selain itu, pemerintah juga harus mampu menampilkan keadilan di bidang hukum untuk semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Di luar itu, Indonesia sebagai negara non blok juga bisa bersikap tegas dan proporsional berkontribusi dalam rangka menegakkan global justice,” kata Harits.

Menurut Dirketur The Community of Ideological of Islamic Analisyst (CIIA), dalam konteks politik dan keamanan global, determinasi Barat telah memporak porandakan dunia Islam dengan standar gandanya. Secara pasti efek politik barat di dunia Islam akan meresonansi kesadaran politik masyarakat domestik di Indonesia.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Harits Abu Ulyastandar gandaterorismeUndang-Undang (UU) terorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Punya Utang? Bersegeralah Melunasi (2)
Tulisan selanjutnya Memilih Guru Tepat Agar Tidak Ikut Aliran Sesat [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?