Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Tak Kuasa Hadapi Banyaknya Pengikut Taliban

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Juni 2003 18:04 6:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Juni 2003 18:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi-organisasi bantuan intermasional memperingatkan sebagian besar wilayah Afghanistan kini menjadi daerah yang tidak bisa dikunjungi karena kurangnya keamanan.

Belanda dan Jerman yang saat ini memimpin pasukan penjaga internasional ISAF, selama ini mengaku hanya bisa menjalankan operasinya di dalam kota Kabul saja.

Seperti dikutip Radio Redeland, (18/6/2003) lalu, sebagain besar wilayah Afghanistan masih tetap dikuasai tuan tanah setempat dan jumlah pengikut Taliban yang masih banyak. Arnoud Hekkens dari Care Internasional cabang Belanda mengatakan berbagai masalah ini mengacaukan usaha rekonstruksi Afganistan.

Keamanan wilayah di luar Kabul, selama ini merupakan pusat keprihatinan Care Internasional. Di sana operasi bantuan kemanusian menjadi sangat tidak efektif secara cepat. Bahkan beberapa tim kemanusiaan telah menjadi korban dari situasi yang tidak aman ini. Akibat situasi ini banyak pekerja yang mengatakan sebagai petugas kemanuasiaan terhambat.

Tak Berbuat Banyak

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ribuan pasukan Amerika Serikat (AS) hingga kini masih bertahan di Afghanistan bersama-sama dengan pasukan ISAF dari negara lain. Di tambah lagi, mereka tidak bisa berbuat banyak. Karena mandat pasukan tersebut tidak termasuk melindungi warga sipil dan wilayah di luar Kabul.

Mereka hanya terbatas pada pencarian bekas yang oleh AS disebut-sebut ?teroris? ataupun anggota rejim Taliban.

Ketakberdayaan pasukan AS maupun ISAF bukanlah satu-satunya penyebab. Karena di sisi lain ketidakmampuan itu juga berasal dari lemahnya dukungan atas pasukan tersebut.

Untuk melakukan operasi di luar Kabul, pasukan membutuhkan dana, orang dan tenaga tambahan, yang nampaknya sulit dipenuhi. LSM-LSM yang ada sudah berusaha mendesak agar memenuhi kebutuhan ini secepat mungkin. Secara jangka pendek upaya ini lebih memberatkan, namun apabila urusan keamanan tidak ditangani secepatnya kendala-kendala itu justru akan menggerogoti lebih banyak lagi dalam jangka panjang.

Lebih Parah

Sebuah laporan menyebutkan kehidupan di Afghanistan kini lebih susah dibanding dulu saat rejim Taliban masih berkuasa. Beberapa pekerja kemanusiaan menuturkan banyak warga yang mulai merasakan situasi sedikit lebih aman saat Mullah Umar berkuasa.

Atas keprihatinan itu tugas berat yang harus diemban pekerja kemanusiaan untuk Afghanistan adalah membangun kembali negara seperti rekonstruksi, sanitasi dan infrastruktur. Supaya nostalgia semacam itu bisa dikurangi. Namun selama situasi keamanan sama sekali tidak mendukung maka upaya itu tidak bisa berjalan. Sehingga pemulihan keamanan merupakan prioritas utama yang harus dikerjakan, sebab kalau tidak, usaha membebaskan rakyat Afghanistan itu akan menjadi sia-sia. (rnw/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Azhar Bantah Serukan Perang Jihad Di Roma
Tulisan selanjutnya Bekas Pemimpin Serbia Dipenjara di Swedia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?