Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Bagian Georgia Amerika Serikat Mengeksekusi Terpidana Mati Tertuanya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Februari 2016 20:55 8:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Februari 2016 20:55
Bagikan
Ruang eksekusi mati. Terpidana mati di Georgia, Amerika Serikat, Brandon Astor Jones (inzet).
Bagikan

Hidayatullah.com—Negara bagian Georgia, Amerika Serikat, telah mengeksekusi terpidana mati tertuanya, seorang pria 72 tahun, yang masuk daftar tunggu giliran pelaksanaan hukuman.

Brandon Astor Jones divonis hukuman mati 36 tahun lalu, setelah dinyatakan bersalah membunuh seorang manajer toko saat melakukan perampokan.

Eksekusi matinya ditunda beberapa jam, setelah pengacaranya pada menit-menit terakhir mengajukan banding ke Mahkamah Agung, lapor BBC.

Negara bagian Georgia telah mengeksekusi 60 orang sejak 1976, dan saat ini ada puluhan orang dalam daftar antrian eksekusi.

Pada hari Rabu (3/2/2016) dini hari, Jones diberikan suntikan mematikan di sebuah penjara di Jackson, setelah menerima doa terakhir dari pendeta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia dan seorang pria bernama Van Roosevelt Solomon dinyatakan bersalah membunuh manajer toko bernama Roger Tackett saat melakukan perampokan pada tahun 1979. Solomon sudah dieksekusi lebih dulu pada tahun 1985.

Orang-orang pendukung Jones berpendapat dia membantah telah menembak mati Tackett, dan pengadilan tidak mempertimbangkan bukti berupa gangguan mental dan kekerasan seksual yang dialaminya ketika kanak-kanak.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan sebelum eksekusinya, Death Penalty Information Center mengatakan Jones “dua minggu lagi akan memasuki usia 73 tahun, dan kasusnya menimbulkan pertanyaan akan proposionalitas dan diskriminasi aplikasi hukuman mati.”

Seorang hakim federal pada tahun 1989 membatalkan hukuman mati Jones, dengan mengatakan bahwa para juri secara tidak patut membawa Bibel ke dalam ruang pertimbangan, suatu hal yang dapat mempengaruhi mereka dalam membuat keputusan.

Jones kemudian kembali dijatuhi hukuman mati pada tahun 1997.

Di Amerika Serikat, dewan juri yang anggotanya dipilih secara acak dari kalangan warga di mana suatu kasus diproses, bertugas memutuskan apakah terdakwa bersalah atau tidak berdasarkan bukti yang dipaparkan dalam persidangan. Hakim yang memimpin sidang bertugas menetapkan hukuman apa yang akan diberikan kepada terdakwa jika dinyatakan bersalah oleh juri. Juri pada dasarnya diharapkan bersikap obyektif, tetapi pada prakteknya kecerdasan, ketelitian, latar belakang pendidikan, ekonomi dan sosial, bahkan ras, agama dan golongan mempengaruhi anggota dewan juri dalam memutuskan perkara.

Saat ini masih ada 31 dari 50 negara bagian di Amerika Serikat yang secara legal menerapkan hukuman mati. Sembilan 19 negara bagian telah menghapuskan hukuman mati, yang terakhir adalah Nebraska yang menghapusnya pada Mei 2015. Sejak tahun 1976, negara bagian Texas paling banyak melaksanakan eksekusi hukuman mati (533), disusul kemudian oleh Oklahoma (112) dan Virginia (111). Per 1 Oktober 2015, ada 2.959 terpidana mati dipenjara-penjara Amerika Serikat. California paling banyak memiliki terpidana mati yaitu sebanyak 746, tetapi sejak tahun 1976 hanya melakukan 13 eksekusi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Awas Penyakit Berbahaya: Lalai!
Tulisan selanjutnya MIAI: Wadah Ukhuwah Islamiyah [5]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?