Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Komandan-Komandan Senior ISIS Dikabarkan Cari Perlindungan di Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2016 19:09 7:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2016 19:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Komandan-komandan senior ISIS telah pindah ke Libya dari Iraq dan Suriah berlum lama ini, kata seorang pejabat tinggi intelijen Libya.

Kepada BBC dalam program Newsnight hari Rabu (3/2/2016), pejabat intelijen itu mengatakan bahwa belakangan ini jumlah pelaga (fighters) asing yang tiba di kota Sirte bertambah.

Hari Selasa Perwakilan dari 23 negara bertemu di Roma untuk mendiskusikan peningkatan ancaman ISIS di Libya.

ISIS mengambil alih Sirte, kampung halaman mantan pemimpin Libya Muammar Qadhafi, tahun lalu.

Konflik di antara dua kubu pemerintahan Libya mengesampingkan upaya melawan ISIS, yang diyakini mendapatkan dukungan dari loyalis Qadhafi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ismail Shukri, kepala intelijen di kota Misrata, kepada Newsnight mengatakan banyak pelaga asing berdatangan ke Libya beberapa bulan terakhir.

“Mayoritas [palaga ISIS di Sirte] adalah orang asing, sekitar 70%. Kebanyakan dari mereka adalah orang Tunisia, diikuti Mesir, Sudan, dan sejumlah orang Aljazair,” kata Shukri.

“Selain itu ada orang-orang Iraq dan Suriah. Kebanyakan orang Iraq itu berasal dari tentara Saddam Hussein yang dinyatakan terlarang.”

Menurut Shukri, komandan-komandan senior ISIS alias IS alias ISIL mencari perlindungan di Libya, karenaterdesak oleha serangan udara yang di Iraq dan Suriah.

“Sebagian anggota mereka, khususnya yang sejak lama memiliki posisi penting di IS, mencari perlindungan di sini. Mereka memandang Libya sebagai tempat aman.”

Pihak berwenang di Sirte mengatakan mereka sedang mempersiapkan serangan untuk melawan ISIS di daerahnya.

Namun di kota Abugrein, 120 km selatan Misrata, BBC tidak melihat banyak bukti adanya konfrontasi.

Abugrein merupakan batas akhir pertahanan ISIS. Di luar itu, ISIS mengendalikan daerah timur.

Komandan-Komandan di Abugrein mengatakan kepada Newsnight pasukannya, yang loyal kepada pemerintahan di Tripoli, berjumlah 1.400 personel. Jumlah itu kurang dari setengah perkiraan jumlah pasukan ISIS.

Mohammed Al-Bayoudi, komandan Batalion 166, mengakui hal itu. Dia mengatakan tanpa bantuan internasional mereka tidak akan dapat mengalahkan ISIS.

“Tentu saja kami akan menyambut dukungan dari NATO. Namun, serangan udara saja tidak dapat mengalahkan IS. Yang benar-benar dibutuhkan tentara adalah dukungan logistik,” kata Al-Bayoudi.

Amerika Serikat mengakui pihaknya telah mengirimkan sejumlah kecil pasukan khusus sedikitnya satu kali beberapa pekan terakhir.

Kelompok pasukan serupa dari negara-negara anggota NATO lainnya juga diketahui sedang menggali kemungkinan menggalang kerjasama dengan militan lokal yang bersedia bersekutu dengan mereka untuk melawan ISIS.

Akan tetapi, para pelaga di Abugrein mengatakan mereka tidak menginginkan kehadiran tentara asing di medan tempur.

“Kami rakyat Libya yang akan bertempur. Pasukan asing tidak diperlukan,” kata Al-Bayoudi.

Sementara itu, usulan pasukan latih pimpinan Italia berkekuatan 6.000 personel militer dari anggota-anggota NATO, termasuk Inggris dan Prancis, belum mendapatkan persetujuan.

Kendala utamanya adalah tidak adanya konsensus dari dua parlemen pemerintah Libya yang saling berseteru. Sebagaimana diketahui saat ini di Libya terdapat dua pemerintahan, satu yang berpusat di ibukota Tripoli (islamis) dan satu di Tobruk (mayoritas sekularis dan mendapat pengakuan internasional).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Erdogan Menyeru Suriah dan Rusia Agar Menghentikan Serangan Udara
Tulisan selanjutnya Gosip dan Mistik Rating Tertinggi, TV Ancaman Nyata bagi Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?