Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Muhammadiyah: Ternyata, Warga Tidak Pernah Menolak Autopsi Jenazah Siyono

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 April 2016 07:34 7:34 am
Ahmad
Dipublikasikan 4 April 2016 06:29
Bagikan
Ketua tim autopsi dari dokter PP Muhammadiyah dr. Gatot S.Pf dan Pemuda Muhammadiyah
Bagikan

Hidayatullah.com- Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menuturkan bahwa sebelum dilakukan autopsi jenazah Siyono, pihaknya menyerahkan beberapa surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian dan aparatur desa pada Sabtu (02/04/2016) malam.

“Termasuk juga berdialog lagi dengan warga setempat. Sebab, sebelumnya kepala desa sempat menyatakan warga menolak proses autopsi. Jika, tetap dilakukan autopsi maka warga minta supaya Suratmi dan keluarga harus keluar dari desa Pogung. Selain itu, jenazah almarhum Siyono juga tidak boleh dikuburkan di desa tersebut,” jelas Dahnil saat dihubungi hidayatullah.com, pada Ahad (03/04/2016) malam.

Danhil menambahkan, pada Rabu (30/03/2016) sebelumnya, ia bersama kawan-kawan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) dan juga sempat bertemu dengan kepala desa ataupun warga setempat untuk melakukan dialog.

“Nah, pada Sabtu malamnya, ternyata warga menyampaikan kalau sebelumnya mereka tidak pernah menyatakan penolakan terhadap autopsi. Tetapi, justru mendukung upaya Suratmi untuk mencari keadilan. Sebab, kematian suaminya (Siyono) yang dianggap janggal dan tak wajar,” ungkap Dahnil.

Dari situ, lanjut Dahnil, akhirnya pada Ahad (03/04/2016) pagi, PP Muhammadiyah melakukan autopsi dengan menghadirkan 9 dokter forensik dari Muhammadiyah yang semuanya merupakan kader. Dan untuk pengamanan dilakukan oleh KOKAM dengan mengerahkan anggota sekitar 400 orang untuk berjaga di dalam desa Pogung.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Awalnya, dikerahkan sekitar 1.200 orang, yang kemudian sebagian besar ditempatkan untuk berjaga di luar desa Pogung (800 orang),” ujar Danhil.

Dahnil pun bersyukur sebab, justru warga mendukug penuh serta turut membantu kelancaran selama proses autopsi berlangsung. Bahkan, warga setempat banyak yang berbagi (memberi) makan kepada kawan-kawan KOKAM, memberi tumpangan kamar mandi dan lain sebagainya. Jadi, apa yang diklaim kepala desa terkait penolakan warga terhadap proses autopsi itu adalah klaim dia sendiri.

“Kita nggak tahu mungkin (kepala desa) sedang mendapat tekanan atau gimana. Tapi, kita maafkan saja mungkin kepala desa lagi dapat ‘kesulitan’ yang kita juga nggak tahu,” tandasnya.

Sementara itu, sampai proses autopsi berjalan lancar, pengurus desa tak menampakkan batang hidungnya.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:densus 88Kematian SiyonoKOKAMMuhammadiyahSiyonoterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi ke Yunani Meningkat Meningkat Meski Ada Kesepakatan Turki dan Uni Eropa
Tulisan selanjutnya Autopsi Jenazah Siyono Berjalan Lancar, Muhammadiyah Beberkan 2 Temuan Awal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?