Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengungsi ke Yunani Meningkat Meningkat Meski Ada Kesepakatan Turki dan Uni Eropa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 April 2016 06:14 6:14 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 April 2016 06:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kedatangan dari pengungsi dan migran ke Yunani dari Turki meningkat tajam pada Rabu, hanya seminggu sejak Uni Eropa dan Turki mencapai kesepakatan yang diharapkan memutus gelombang pengungsi, Reuters melaporkan.

Pemerintah Yunani mencatat 766 kedatangan baru antara Selasa pagi dan Rabu pagi, meningkat 192 dari hari sebelumnya. Kedatangan paling banyak terjadi di timurlaut kepulauan Aegean Lesbos.

Komisi UE mengatakan pada Selasa bahwa gelombang pengungsi pada minggu lalu telah berkurang, dengan hanya 1.000 orang yang tiba dari Turki ke kepulauan Yunani, membandingkan pada rata-rata dua bulan lalu yang mencapai 2.000 kedatangan dalam sehari.

Belumlah jelas mengapa jumlah tersebut turun, tetapi Laut Aegean telah diterpa cuaca buruk dan angin badai, membuat perjalanan dari Turki dengan perahu kecil bahkan lebih berbahaya. Demikian dikutip Reuters  Rabu (30/03/2016).

Dibawah kesepakatan yang dimulai pada 20 Maret, migran dan pengungsi yang tiba di Yunani akan dikirim kembali setelah mereka didaftarkan dan pengajuan suaka individu diproses. Pengembalian pengungsi itu akan dimulai 4 April.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lebih dari 51.000 pencari suaka – diantara mereka penduduk Suriah, Afghan, Iraq dan mereka yang melarikan diri dari konflik di Timur Tengah dan Asia – saat ini terdampar di Yunani semenjak penutupan perbatasan di sepanjang Balkan.

Hampir 6.000 orang masih terjebak di pelabuhan Piraeus, pelabuhan terbesar di negara itu, yang telah tiba di sana dengan kapal feri dari pulau-pulau Yunani yang dekat dengan Turki sebelum terjadinya kesepakatan.

Sejumlah pengungsi telah menemukan tempat berlindung di ruang publik sementara ratusan lainnya tidur di tempat terbuka, baik di tenda-tinda kecil atau selimut yang tersebar di dermaga.

Antrian di beberapa toilet portabel sangatlah panjang, dan bentrokan telah pecah di minggu-minggu ini di tempat pengisian baterai handphone dan tempat distribusi makanan.

Kelompok hak asasi internasiona Human Rights Watch menggambarkan kondisi di pelabuhan, termasuk kebersihan dasar, dengan “bukan main” dan mengatakan situasinya mirip dengan “krisis kemanusiaan.”

Diantara mereka yang terdampar di Piraeus pada Rabu adalah Mariam El Musa, seorang guru berumur 37 tahun dari Aleppo, Suriah. “Permasalahan di sini adalah psikologi dari orang-orang,” kata dia.

“Orang-orang marah dan depresi karena perbatasan ditutup, karena memerlukan waktu yang lama untuk mendapatkan makanan dan karena kami kotor, kami tidak mendapatkan shower. Kami penduduk Suriah berpikir kami akan tinggal di Yunani hanya untuk dua hingga tiga hari.”

Seorang Suriah lainnya yang berharap dapat mencapai Belanda, Haisam Mahli berumur 24 tahun, telah menghabiskan tiga minggu di pelabuhan, setelah tiba di pulau Chios dari Turki sebulan yang lalu.

Dia berencana untuk ikut serta dalam demonstrasi di pusat Athena nantinya pada Rabu memprotes kesepakatan UE-Turki.

“Kami akan memprotes parlemen untuk menolong kami membuka perbatasan dan memperbaiki kondisi disini,” kata dia.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pengungsisuriahTurkiYunani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketika Ia Lelah Mengejar Dunia
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah: Ternyata, Warga Tidak Pernah Menolak Autopsi Jenazah Siyono

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?