Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Syiar Ramadhan

Dainya Kehabisan Suara, Jamaahnya “Kehilangan” Imam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Juni 2016 11:01 11:01 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juni 2016 11:00
Bagikan
Masjid yang baru jadi ini satu-satunya di Desa Saragih Timur, Manduamas, Tapanuli Tengah.
Bagikan

Pada Ramadhan 1437 H ini, sejumlah mahasiswa LIPIA Jakarta mengikuti program dai Ramadhan. Di antaranya Hamka al-Faruq. Ia mendapat tugas di pedalaman Sumatera Utara. Berikut kisah pertamanya yang dituturkan untuk hidayatullah.com.

DESA Saragih Timur, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, itulah tempat dimana saya ditugaskan untuk berdakwah selama bulan Ramadhan.

Program dai ini digelar atas kerja sama Kementerian Agama RI-Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta dengan pembiayaan dari Raja Salman.

Dari Bandara Internasional Kualanamu Medan, dibutuhkan waktu sekitar 10 jam perjalanan darat untuk sampai di Saragih Timur. Tak jauh lagi dari perbatasan Provinsi Aceh.

Muslimin di desa ini jumlahnya minoritas. Hanya sekitar 25-30 persen dari pemeluk agama mayoritas, Nasrani. Umat Islamnya pun sangat jauh dari pemahaman agama. Hal itu bisa diukur ketika tiba waktu shalat; tidak ada suara adzan. Sementara masjid dipenuhi debu.

Baca Juga

Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Di Pasar Amal Kiswa Warga Saudi Dapat Baju Lebaran Gratis
PM Malaysia Resmikan Program Ramadhan Saudi
Pemuda Madinatul Iman Tebar Guru Mengaji dan Parfum “GSM” di Balikpapan
Dua Remaja Suku Togutil Memeluk Islam karena Ingin Ikut Puasa Ramadhan

Masjid beton berdinding krem dan atap hijau kebiru-biruan ini belum punya nama. Saya disuruh warga setempat untuk mencarikan namanya. Masjid satu-satunya di Saragih Timur ini memang baru rampung pembangunannya sehari sebelum Ramadhan.

Hari pertama bertugas, pas 1 Ramadhan 1437 H. Saya merangkap semua “jabatan” di masjid. Mulai dari takmir, muadzin, iqamat, hingga imam sekaligus makmum. Alias seorang diri.

Seiring waktu, masjid mulai didatangi anak-anak Muslim Desa Saragih Timur. Saya pun mengajari mereka tentang dasar-dasar agama.

“Biarpun Tanpa Suara”

Semangat anak-anak untuk belajar Islam begitu tinggi dan patut diacungi jempol. Sehingga saya harus meladeni mereka selama lima waktu shalat. Mulai dari baca buku Iqro’, belajar bacaan dan gerakan shalat, adzan, dan lain-lain sebagainya. Setiap hari begitu.

Memasuki hari ketiga bulan suci Ramadhan, Rabu (08/06/2016), Alhamdulillah! Sudah ada di antara anak didik kami yang bisa adzan, iqomah serta menghafal Surat al-Fatihah. Maka saya serahkan “jabatan” muadzin kepada meraka.

Jumlah para murid pun sudah mencapai sekitar 20 anak, laki-laki dan perempuan.

Anak-anak Muslim di Saragih Timur sedang berbuka puasa bersama dan belajar di masjid. [Foto: Hamka]
Anak-anak Muslim di Saragih Timur sedang berbuka puasa bersama dan belajar di masjid. [Foto: Hamka]
Sampai malam ketiga Ramadhan itu, suara saya pun sudah mulai habis. Pada waktu shalat maghrib, masih bisa dipaksakan untuk jadi imam. Tapi setelah masuk isya, suara saya sudah tak kedengaran.

Saya lalu mendatangi beberapa jamaah yang hadir untuk menggantikan saya menjadi imam. Tapi semuanya menggelengkan kepala tanda tak bisa.

“Imam saja lah, Ustadz, biarpun suara tak kedengaran,” kata seorang jamaah dengan dialek suku Pakpak yang sangat kental, seakan disetujui oleh semua jamaah.

Sempat juga seorang makmum berkata, “Jangan dipaksa jadi imam, Ustadz, kalau nggak mampu. Kalau memang Ustadz nggak mampu lagi, ya, kami baliklah ke rumah dulu.” Ungkapan polos itu membuat saya terharu.

Akhirnya saya pun mengimami shalat isya dan tarawih dengan suara yang nyaris tak terdengar, padahal sudah dipaksakan. Setelah shalat tarawih rampung, terlihat dari wajah para jamaah rasa puas dan bahagia.

Seorang ibu paruh baya datang mendekat pada saya lalu berkata, “Ustadz, minum asam campur kecap biar suaranya kembali pulih.” Ibu-ibu lain pun menyebutkan juga resep-resep “mengembalikan suara” yang tak bisa saya hafal semua.

Gara-gara ke Pasar

Ada cerita lain yang menggambarkan betap minimnya dakwah di Desa Saragih Timur. Pada hari Selasa (07/06/2016), di masjid ini tidak digelar shalat zhuhur.

Sebabnya karena saya pergi berbelanja keperluan sehari-hari di pasar. Kemudian saya shalat zhuhur di masjid dekat pasar.

Jadinya, pas saya datang ke masjid tempat tugas, para jamaah sudah pada pulang ke rumahnya masing-masing. Padahal mereka belum shalat karena tak ada imam. Saya merasa bersalah sekaligus prihatin.

Di Kecamatan Manduamas maupun Desa Saragih Timur, perangkat pemerintahannya hampir semuanya non-Muslim. Seperti Kepala Desa, Kepala Camat, dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA).

Salah satu perangkat kecamatan yang Muslim adalah Kapolsek Manduamas, AKP Enda Iwan Iskandar Tarigan, SH. Dia yang memberikan bantuan buku Iqro’ dan sajadah ke masjid tersebut. Sekaligus dia partner saya dalam berdakwah di sini.

Hamka (paling kanan), Kapolsek Manduamas Enda Iwan (peci hitam), bersama anak-anak Muslim di Saragih Timur. [Dok. Hamka]
Hamka (paling kanan), Kapolsek Manduamas Enda Iwan (peci hitam), bersama anak-anak Muslim di Saragih Timur. [Dok. Hamka]
Hingga saat ini, sebenarnya banyak cerita-cerita lain yang menarik tapi belum sempat saya bagikan. Insya Allah cerita ini bersambung.* Hamka al-Faruq, pegiat komunitas PENA

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dai Mudadakwah di pedalamanDesa Saragihmahasiswa LIPIAminoritasRamadhan 1437 HSumatera UtaraSyiar RamadhanTapanuli Tengah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Doakan Jakarta, Syaikh Ikrimah: Pilihlah Pemimpin Muslim!
Tulisan selanjutnya Kelompok Kurdi Pecahan PKK Mengaku Sebagai Pelaku Serangan Bom di Istanbul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Syiar Ramadhan

Digimoz Gelar Pesantren Kilat Digital Ramadhan

25 April 2021 10:13
Syiar Ramadhan

Dayah Darul Quran Aceh Gelar Mukhayyam Ramadhan

22 April 2021 09:18
Syiar Ramadhan

Islamic Medical Servis dan Baznas DKI Jakarta Launching Program Hapus

20 April 2021 23:29
Syiar Ramadhan

Ketika Ulama “Mengintip” Layar TV

20 April 2021 09:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?