Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bayi Pengungsi Suriah Jadi Korban Pemerkosaan di Gaziantep

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2016 08:48 8:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Agustus 2016 08:46
Bagikan
Pengungsi Suriah.
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang bayi perempuan berusia 9 bulan anak dari pengungsi Suriah menjadi korban pemerkosaan di Gaziantep dan pelaku dikabarkan telah ditangkap.

Dilansir Hurriyet dari kantor berita Dogan, seorang pria yang memperkosa bayi itu telah ditangkap di Provinsi Gaziantep, bagian tenggara Turki, pada hari Sabtu (20/8/2016). Pria tersebut, yang hanya diidentifikasi dengan inisial S.D ditangkap setelah bayi berinisial E jatuh sakit dan dokter mengatakan dia mendapatkan serangan seksual.

Keluarga bayi malang itu, yang mengunsi dari Suriah, pergi bekerja di ladang sebuah pertanian setelah menitipkan bayinya ke S.D pada hari Sabtu (19/8/2016). Keluarga membawa bayi itu ke rumah sakit milik pemerintah Islahiye ketika menyadari anak perempuannya tersebut sakit.

Para dokter di unit gawat darurat menetapkan bahwa bayi itu mengalami serangan seksual. Mereka lalu melaporkannya ke gendarmerie yang kemudian menangkap S.D, seorang pengembala di pertanian yang sama.

“S.D dibekuk tak lama setelah kejadian dan ditahan. Keluarga dan bayi itu ditempatkan dalam perlindungan Kementerian Keluarga dan Kebijakan Sosial,” bunyi sebuah pernyataan yang dirilis Kantor Gubernur Gaziantep.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sebuah peristiwa tidak manusiawi telah terjadi. Peristiwa menjijikkan ini menyulut kemarahan publik dan dalam diri saya,” kata Menteri Keluarga dan Kebijakan Sosial Fatma Betul Sayan Kaya lewat akunnya di Twitter. Ditambahkannya, pendampingan psikolog diberikan kepada keluarga korban.

“Kami akan mengikuti kasus ini sampai akhir,” imbuhnya.

Seorang anggota parlemen dari partai pemerintah AKP ikut bersuara.

“Saya berharap hukuman mati akan diberlakukan kembali dan dia akan mati,” cuit anggota legislatif AKP perwakilan Gaziantep di Twitter.

Sementara itu perintah untuk tidak menyebarkan berita kasus ini telah dikeluarkan.

Sebelum kasus mengerikan ini, puluhan anak pengungsi Suriah menjadi korban kejahatan seksual. Kasus tersebut juga terjadi di Gaziantep.

  • Kurun 3 Bulan Seorang Petugas Kebersihan Cabuli 30 Pengunsi Anak Suriah

Pelaku yang merupakan petugas kebersihan di kamp itu divonis penjara 96 tahun pada akhir Mei lalu oleh pengadilan untuk 12 kasus terpisah dengan dakwaan antara lain pelecehan, pemerkosaan dan secara ilegal menghalangi kebebasan orang lain.

Kasus menghebohkan itu sempat dibawa ke parlemen oleh politisi dari Partai Rakyat Demokrat (HDP), satu-satunya partai politik orang Kurdi yang diakui di Turki.

Di parlemen politisi oposisi dari HDP mengkritisi kasus itu dengan mengungkap bahwa kasus semacam itu jumlahnya lebih besar dari yang dilaporkan dan melibatkan lebih banyak orang pelaku.

“Dalam petisinya, E.E. mengatakan pelaku-pelaku lain ‘ingin menimpakan semua kesalahan dalam kasus-kasus pelanggaran di kamp itu pada dirinya. Mereka [tersangka lain ,red] memelintir fakta sebab dia tidak bisa membaca dan menulis dan dia tidak bisa membela dirinya sendiri. Banyak supervisor dan pekerja di kamp yang terlibat dalam kejadian-kejadian in tetapi dia takut mengungkapkannya karena dia khawatir mereka akan menyakiti dirinya dan keluarganya’,” kata aleg HDP Filiz Kerestecioglu, dalam pertanyaannya yang diajukan dalam rapat di parelemen dengan Perdana Menteri Binali Yildirim 6 Juni lalu.

“Banyak jurnalis dan organisasi HAM independen menyatakan bahwa mereka tidak diperbolehkan masuk ke kamp,” imbuh politisi wanita itu, terkait pembatasan bagi media untuk meliput kasus tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jumlah Migran di Kamp Hutan Calais Prancis Membludak
Tulisan selanjutnya Sekjen OKI Nyatakan Hak Penentuan Nasib Sendiri Rakyat Kashmir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?