Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Refleksi Tahun Baru Hijriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2023 15:03 3:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Juli 2023 15:00
Bagikan
Bagikan

Hijrah adalah menjadikan agama Islam sebagai tujuan utama perjuangan terbesar umat Islam

Hidayatullah.com | WAKTU terus berjalan. Detik berganti menit. Menit berganti jam. Jam berganti hari.

Hari berganti tahun. Tidak terasa saat ini sudah memasuki tahun baru hijriah 1445. Apakah yang sudah kita perbuat di tahun kemarin?. Muhasabah adalah hal yang pantas kita lakukan saat ini.

Allah telah mengingatkan di dalam Al-Quran bahwa semua nikmat Allah yang diberikan akan dimintai pertanggungjawaban nanti di akhirat. Sebagaimana firmannya dalam akhir surah at-Takatsur ayat 8:

ثُمَّ لَتُسْـَٔلُنَّ يَوْمَىِٕذٍ عَنِ النَّعِيْمِ

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

“Kemudian kamu benar-benar akan ditanya pada hari itu tentang kenikmatan (yang megah di dunia itu).”

Allah juga menginformasikan kepada manusia pada surat setelahnya, yakni Surah Al-Ashr :

وَالْعَصْرِۙ

1. Demi masa,

اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ

2. Sungguh, manusia berada dalam kerugian,

اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ࣖ

3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.

Ayat ini mengabarkan bahwa orang yang tidak akan merugi (orang yang bisa mempertanggungjawabkan amalnya di akhirat) adalah orang yang amalnya bisa masuk pada empat kategori tersebut. Yakni,  iman, amal shaleh dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.

Sudahkah masukkah amal kita pada 4 kategori di atas? Kalau belum, maka ini adalah saat yang tempat untuk kita hijrah.

Sebagaimana hadits riwayat bukhari dari Abdullah bin ‘Amr bin al ‘Aash radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah ﷺ bersabda,

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ

“Orang muslim itu adalah orang yang kaum muslimin lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Dan seorang muhajir (orang yang berhijrah) adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah.

Khatimah

Hijrah adalah berpindah karena agama. Menjadikan agama Islam sebagai tujuan utama perjuangan terbesar umat Islam.

Mereka meninggalkan tanah kelahiran, keluarga, harta dan teman karena di tanah kelahirannya mereka dihina, diganggu dan tidak bebas menyembah Allah.

Dalam konteks saat ini, hijrah umat Islam bagaimana meninggalkan pemikiran pemikiran yang tidak islami seperti sekulerisme (memisahkan agama dari kehidupan), pluralisme (menyamakan semua agama) dan liberalisme (kebebasan saat beragama ‘Islam’) sebagaimana yang difatwakan oleh MUI.

Juga setiap amalan baik hubungannya dengan Allah, manusia dan alam harus ada landasannya dalam Islam. Kalau tidak ada, maka kita harus hijrah supaya tidak menabrak larangan Allah sebagaimana dalam hadits Bukhari di atas.

Di dalam hijrah terdapat niat, perjuangan, perencanaan dan pengorbanan. Pengorbanan sekecil apapun akan dicatat di sisi Allah bahkan dijadikan gelar sebagaimana Asma’ binti Abu Bakar yang mendapat gelar “dzatun nithaqain” pemilik dua ikat pinggang karena ikat pinggangnya dipotong untuk menali makanan saat momen hijrah.*/Herman Anas, khadim Muassasah Shahabatil Quran

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hijrah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fikih Tahawulat dan Tantangan Memahami Modernisme
Tulisan selanjutnya $7 Miliar Untuk Acara 12 Hari Victoria Australia Batal Gelar 2026 Commonwealth Games

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul Fikr

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

6 Agustus 2026 12:51
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

5 Agustus 2026 19:00
Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Artikel

Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam

1 Agustus 2026 11:24
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?