Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ghazwul Fikr

8 Hikmah Kemenangan Jokowi (3)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juli 2014 22:19 10:19 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2014 14:58
Bagikan
Bagikan

oleh: Kholili Hasib

Empat, Tak cukup di Mimbar

Bangsa Indonesia, khususnya kaum Muslimin, memang harus terus diedukasi. Para cendekiawan dan ulama harus sering turun ke ‘bawah’. Fakta membuktikan, tidak semuanya umat ini mendengar fatwa para ulama. Masih banyak mereka yang hanya melihat persoalan secara duniawi saja.

Rupanya tak cukup bagi umat sekedar dihimbau sekali hanya melalui mimbar. Sebab para ulama, dai, tokoh agama harus perlu menjelaskan satu-persatu dengan cara turun ke bawah, langsung pada umat.

Fakta membuktikan, masyarakat memang cerdas dalam memilih sosok namun tidak cerdas membedakan mana haq dan mana bathil.

Baca Juga

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!
Amerika dan Perang Salib Baru?
Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
SPI: Feminisme Hanya Melestarikan Konflik!
Tuduh Islam Kaku, Dokter Muda Kristen Ini Terbungkam saat Dengar Hujjah Buya Hamka

Lima, cermin masyakat, cermin Kita

Mengutip KH Arifin Ilham, umat Islam tidak kalah, sebab sejatinya jumlah umat Islam adalah kelompok mayoritas yang bisa saja dimenangkan Allah, jika Allah berkehandak. Hanya masalahnya, sedikit sekali umat Islam –bahkan menganggap kecil  bahkan masih banyak yang main-main– urusan kepemimpinan seperti ini. Sebagian malah suka berteriak-teriat di luar tapi tak ikut ambil bagian/berkontribusi dan tak ikut memberi penyadaran.

Alkisah ada seorang khawarij yang datang menemui Ali bin Abi Thalib ra seraya berkata, “Wahai khalifah Ali, mengapa pemerintahanmu banyak di kritik oleh orang tidak sebagaimana pemerintahannya Abu Bakar dan Umar?!” Sahabat Ali Menjawab, “Karena pada zaman Abu Bakar dan Umar yang menjadi rakyat adalah aku dan orang-orang yang semisalku, sedangkan rakyatku adalah kamu dan orang-orang yang semisalmu!”

Sesunnguhnya keadaan rakyat itu ya mencerminkan bagaimana pemimpinnya.

كَمَا تَكُوْنُوْنَ يُوَلَّى عَلَيْكُمْ

“Bagaimanapun keadaan kalian (rakyat), maka begitulah keadaan pemimpin kalian.”

Enam, memperbaiki diri

Jika ingin mendapatkan pemimpin yang baik maka, mari kita mulai berjuang memperbaiki diri kita dari sekarang untuk mendapatkan pemimpin yang baik di masa yang akan datang. Kita kaum Muslimin masih gemar berpecah-belah. Mengungkit-ungkit persoalan kecil dalam agama sehingga menjadi isu besar.

Bahkan ada yang suka mencela ulama dan menyesatkan gara-gara ikut Pemilu yang dianggap haram. Bisakah untuk mengutakaman persatuan umat yang suka memvonis itu menahan diri untuk tidak mencela?*/bersambung 8 Hikmah Kemenangan Jokowi (4)

Penulis adalah peniliti pada Institut Pemikiran dan Peradaban Islam (InPAS)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amien RaisJokowipresiden
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bachtiar Nasir: Pemuda Islam tak cukup hanya I’tikaf tapi Lupakan Persoalan Umat
Tulisan selanjutnya Yunus Yosfiah Sebut ada “Hacker” Gelembungkan Suara Golput

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul Fikr

Syubhat Seputar Al-Qur’an: Benarkah Ada 2 Surah yang “Hilang”?

18 April 2026 09:01
Ghazwul Fikr

Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 2)

25 Juni 2025 15:30
Ghazwul Fikr

Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 1)

25 Juni 2025 14:09
ArtikelGhazwul Fikr

Populernya Hamas, Meredupnya Otoritas Palestina dan Mahmoud Abbas

22 November 2023 12:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?