Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ghazwul Fikr

Penghinaan Nabi; Bebalnya Mereka Atau Lemahnya Kita? [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Februari 2015 05:25 5:25 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Februari 2015 06:45
Bagikan
Jutaan muslimin Checknya membela Nabi dan mengecam Charlie Hebdo
Bagikan

Oleh: Ragil Rahayu Wilujeng

PENGHINAAN terhadap Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam kembali  berulang. Surat kabar mingguan satir Prancis Charlie Hebdo dalam publikasi mereka telah menempatkan karikatur yang menggambarkan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam.

Pemuatan kartun Nabi Muhammad telah berkali-kali dilakukan oleh Charlie Hebdo. Pada tahun 2006, Charlie Hebdo memuat gambar kartun laki-laki berjubah hitam tengah menangis dan berkata “Idiot-idiot ini sulit untuk dicintai”.

Judul gambar itu adalah “Muhammad Kewalahan dengan Fundamentalis”. November 2011, Charlie Hebdo memuat sampul bergambar kartun seorang laki-laki berbaju khas Timur Tengah (Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam) yang mengatakan “100 cambukan jika Anda tidak mati ketawa!” . Desember 2011 Charlie Hebdo memuat kartun pria berbaju Timur Tengah yang berciuman dengan lelaki berkaus “Charlie Hebdo”. Tulisan dalam kartun itu adalah “Cinta Lebih Kuat dari Kebencian”.

Pada 2013, Charlie Hebdo memuat sampul bergambar kartun seorang lelaki yang menjadikan Al Qur’an sebagai tameng untuk menghadang serangan peluru. Tulisan sampul itu adalah “Quran itu Sampah, Tidak Bisa Menyetop Peluru”. Pada 1 Oktober 2014, Charlie Hebdo memuat kartun Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam hendak dipenggal oleh milisi ISIS.

Baca Juga

SPI: Feminisme Hanya Melestarikan Konflik!
Tuduh Islam Kaku, Dokter Muda Kristen Ini Terbungkam saat Dengar Hujjah Buya Hamka
Syubhat Seputar Al-Qur’an: Benarkah Ada 2 Surah yang “Hilang”?
Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 2)
Pluralisme dan Sekularisme: Sebuah Proyek (Seri 1)

Penghinaan Charlie Hebdo terhadap Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam bukanlah peristiwa yang pertama.

Sebelumnya media Barat telah berulangkali memuat penghinaan serupa.

Surat kabar Jyllands-Posten pada 30 September 2005 telah menerbitkan 12 kartun Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam. Selain kartun, penghinaan terhadap Nabi Muhammad saw juga mewujud dalam pembuatan film yang berisi gambaran negatif tentang Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam dan Islam, seperti film “Fitna” produksi Belanda dan “Innocence of Muslim” produksi Amerika.

Setiap kali terjadi penghinaan terhadap Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam, setiap kali itu pula umat Islam sedunia bereaksi melakukan penolakan.

Charlie Hebdo sendiri telah menuai gugatan dari kelompok Muslim di Prancis. Namun dalam persidangan yang berakhir pada 2007, Charlie Hebdo dimenangkan pengadilan. Serangan terhadap kantor Charlie Hebdo baru-baru ini juga disinyalir sebagai bentuk protes terhadap penghinaan Charlie Hebdo, meski sebenarnya aksi anarkis tidak dibenarkan oleh Islam.

Pasca rilis kartun penghinaan yang terbaru, gelombang umat Islam sedunia melakukan aksi turun ke jalan menuntut Barat (utamanya Charlie Hebdo) menghentikan penghinaan terhadap Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassallam.

Di Checnya, satu juta muslim turun ke jalan mengecam penghinaan Carlie Hebdo dan restu Barat terhadapnya.

Bebalnya Barat

Sayangnya Barat mengabaikan berbagai protes yang diserukan kaum muslimin. Sikap bebal Barat ini didasari pandangan hidup yang mereka anut yaitu kebebasan. Dalam doktrin kebebasan, setiap individu bebas menyampaikan pendapatnya. Batasan kebebasan itu adalah kebebasan orang lain. Yaitu bahwa orang lain juga berhak untuk dihormati, berhak untuk tidak dihinakan. Itulah sebabnya ketika tahun 2008 salah seorang kartunis Charlie Hebdo, Maurice Sinet, membuat karikatur yang menyinggung Presiden Prancis Nicholas Sarkozy, akhirnya dipecat dari majalah Charlie Hebdo.

Namun nampaknya batasan kebebasan ini tidak berlaku untuk Islam. Segala penghinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad dianggap sah-sah saja, selalu benar dengan dalih kebebasan berpendapat.

Padahal ada perbedaan diametral antara berpendapat dengan menghina. Nyatalah bahwa Barat menerapkan standar ganda terhadap Islam. Standar ganda Barat ini merupakan wujud kebencian mereka terhadap Islam.

Allah Subhanahu Wata’ala telah memberi gambaran di dalam Al Qur’an tentang kebencian orang kafir terhadap Islam. Bahwa kebencian yang mereka tampakkan itu belum seratus persen, karena kebencian di hati mereka lebih besar lagi. Maka berharap Barat akan meminta maaf dan menghentikan penghinaannya terhadap Nabi Muhammad saw adalah sebuah harapan kosong semata. Umat Islam harus berbuat sesuatu, lebih dari protes dan aksi turun ke jalan, untuk menghentikan penghinaan Barat.*(bersambung..Bukti Lemahnya Umat)

Penulis adalah peminat masalah keislaman

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratstandar ganda Barat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Waspada, Babi Menginvasi Kehidupan Kita [1]
Tulisan selanjutnya Penghinaan Nabi; Bebalnya Mereka Atau Lemahnya Kita? [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelGhazwul Fikr

Populernya Hamas, Meredupnya Otoritas Palestina dan Mahmoud Abbas

22 November 2023 12:10
ArtikelGhazwul Fikr

6 Narasi Sinisme Perjuangan Palestina = Propaganda Zionis

10 November 2023 16:45
Ghazwul FikrTsaqafah

Sekularisme dan Liberalisme  

2 Desember 2022 12:55
Ghazwul FikrTsaqafah

Membangun Peradaban Bermartabat

13 November 2022 09:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?