Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Mimbar

Aktivis Dakwah itu Aktivis HAM

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Februari 2018 13:16 1:16 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Februari 2018 13:16
Bagikan
Bagikan

Oleh: Andi Subhan Husain

 

APAKAH kita masih bisa berharap pada gerakan Revolusi Mental untuk menangani serangan pemikiran yang telah menghancurkan sebagian generasi muda di negeri kita? Jika para remaja hari ini bukan hanya melukai dirinya sendiri tapi juga melukai orang lain, lalu siapa yang harus disalahkan?

Dalam kondisi yang memprihatinkan seperti sekarang ini, sangat disayangkan jika perbincangan dan kebiasaan kebanyakan mahasiswa di kampus-kampus tidak lagi intelek. Lebih suka pacaran daripada kajian. Lebih banyak mengahabiskan alokasi waktu untuk bermain game atau menonton film daripada membaca buku.

Oleh karena itu, para aktivis kampus harus lebih gencar lagi mempelopori gerakan penyadaran generasi muda. Ini bukan lagi era dimana para Aktivis Dakwah Kampus harus dibenturkan dengan mereka yang mengaku aktivis HAM. Apalagi dicurigai sebagai komunitas tertutup dan intoleran. Karena para aktivis dakwah itu juga sudah tentu adalah aktivis HAM. Sepertinya menarik jika bisa duduk bersama untuk berdiskusi secara ilmiah memikirkan persoalan kemaslahatan ummat dan kebangsaan dengan gebrakan brilian para aktivis.

Baca Juga

Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Jabatan Tambah Tinggi Justru Ditangisi
Bahkan Kita Harus Mendidik Anak sebelum Kelahirannya
OKI, Hujan yang Berhenti, & Pemimpin Dunia yang Dinanti
50 Menit, Menjaga Syiar Islam di Tana Toraja

Aktivis dakwah itu bukanlah milik ekslusif dari sekolompok organisasi tertentu dan menjadi seorang aktivis dakwah tidak harus alumni dari sekolah tertentu.

Baca: HAM dan Aliran Kepercayaan

Para aktivis dakwah bisa berasal dari berbagai latar belakang yang telah menjalankan kewajiban menuntut ilmu agama seperti mengikuti tarbiyah atau ta’lim. Berdakwah bukanlah pekerjaan yang diberikan oleh seseorang, tapi ia adalah jalan mulia yang telah dilalui oleh para Nabi dan Rasul yang memperjuangkan tegaknya hukum Allah di muka bumi ini. “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata: Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yan berserah diri?” (QS: Fushshilat: 33)

Hak Asasi Manusia (HAM) tidaklah dimulai dari sebuah kesepakatan perjanjian atau dilahirkan dari sebuah konvensi yang kemudian menyusun aturan hukum tertentu. HAM bukanlah pemberian dari seseorang atau penguasa, tapi ia adalah hak-hak yang datang dari hukum yang dibuat oleh Allah ‘Azza wa Jalla.

“Itulah hukum-hukum Allah, maka jangalah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukm Allah mereka itulah orang-orang yang zalim.”(QS:Al Baqarah: 229).

 Baca: Syari’ah Islam: Antara HAM dan Kebebasan Berbicara

Perlindungan terhadap kemanusiaan inilah yang menjadi maksud dan tujuan dari syariat. Penegakan HAM di muka bumi ini tidak akan pernah terwujud kecuali dengan menjaga lima kebutuhan penting (Adh Dharuriyyaat-Al Khams). Atau kita mengenalnya Maqasid Syariah (tujuan syariat); yakni memelihara agama (حفظ الدين), menjaga individu (حفظ النفس), memelihara akal (حفظ العقل), memelihara keturunan (حفظ النسل) dan menjaga harta (حفظ المال);

Jadi, aktivis dakwah itulah yang paling layak disebut sebagai aktivis HAM. Jika ada yang mengaku aktivis HAM, lalu mengkampanyekan pernikahan sesama jenis atau seks bebas maka mungkin ia lebih cocok untuk disebut pemerhati binatang.

Bagaimana mungkin ada aktivis HAM yang masih sadar bahwa diciptakan oleh Allah lalu tidak mau mentaati aturan-aturan yang dibuat oleh Allah, padahal ia sangat takut untuk melanggar resep obat yang dibuatkan oleh dokter yang mana dokter pun diciptakan Allah. Tapi jika aktivis HAM tersebut sudah tidak mengenal dirinya sebagai hamba dan mulai mengkritik wahyu, maka mari kita banyak mendo’akan mereka semoga segera mendapat petunjuk dan segera kembali kepada Allah.*

Penulis kuliah di College of Law and Political Science King Saud University

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aktifis dakwahHak Asasi ManusiaHAMkebangsaankemaslahatan ummatmaqasid syariahrevolusi mentalSyariat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salafi
Tulisan selanjutnya Gus Hamid: Teori Kausalitas Ghazali Mengembalikan Peran Tuhan dalam Sains

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Mimbar

Problem Pendidikan Islam

28 Desember 2022 11:20
Mimbar

Tujuan Kita Tak Sekadar Madinah sebagai Kawasan, Tapi Peradaban di Dalamnya

28 Desember 2022 11:00
Mimbar

Ustad Aris Munandar yang Saya Kenal

26 Desember 2022 11:45
Mimbar

Non-Muslim Pun Merasa Nyaman Bersyariah, Lalu Mengapa Kita Ragu?

14 Desember 2022 21:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?