Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pustaka

Menghadapi Tantangan Hidup Bersama Al-Quran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2021 17:05 5:05 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Agustus 2021 15:51
Bagikan
Nouman Ali Khan
Bagikan

Hidayatullah.com | Hidup di era digital seperti saat ini, kita dihadapkan dengan berbagai tentangan yang sebelumnya tak pernah kita pikirkan. Satu sisi perkembangan teknologi sangat membantu manusia dalam menjalankan berbagai aktivitasnya.

Namun, di sisi lain teknologi membawa dampak negatif, seperti mudahnya penyebaran pornografi, penyebaran fitnah, dan berita bohong (hoaks). Lebih parah lagi, perkembangan teknologi yang begitu cepat telah menjauhkan kita dari Allah—Pencipta alam semesta ini.

Melalui bukunya bertajuk Revive Your Heart, Nouman Ali Khan ingin mengajak kita semua untuk menjadi Muslim yang sebenarnya dengan tetap berpegang teguh pada Al-Quran. Saat ini kita terlalu asyik berselancar di dunia maya hingga melupakan tugas untuk mengabdi kepada-Nya. Kita melupakan Allah—Tuhan yang telah memberikan kita kehidupan.

Banyak orang yang frustasi karena kegagalan dalam bisnis atau kariernya. Mereka terus  menyalahkan keadaan, bahkan tak sedikit yang menyalahkan Tuhan.

Mereka kecewa karena doa-doa mereka tak kunjung dikabulkan di saat mereka terpuruk. Mereka tak mau bersabar dan tak mau merenung atas segala kegagalan yang menimpa dirinya.

Baca Juga

Menuangkan Ide Melalui Novel: Telaah Karya Abbas Aqqad, Malek Bennabi dan Hamka
Telaah Buku Dr. Raghib As-Sirjani: Syi’ah dalam Timbangan Sejarah dan Aqidah
Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah
Syekh Ahmad Yasin dan Firasat Kehancuran Israel Tahun 2027
Hadits Dha’if: Antara Penolakan Mutlak dan Apresiasi Bersyarat

Tak jarang mereka melakukan tindak kejahatan untuk keluar dari persoalan hidup. Mereka tak sadar akan nikmat yang sudah Allah berikan. Allah sudah memberikan kita kesehatan dan kesempatan untuk memperbaiki segalanya, tapi kita tak mau bersyukur dengan semua itu.

Kita harus belajar—dan inilah yang mudah kita lupakan—untuk bersyukur atas apa yang kita miliki, dan tidak terlalu merisaukan apa yang tidak kita punya. Untuk belajar menghargai apa pun yang kita miliki karena kita tak bisa bertahan hidup tanpanya, kita menjadi fakir tanpa itu. Ketika kita benar-benar membiasakan itu secara batin, maka Allah akan berikan seluruh dunia pada kita dan apa pun isinya. Allah akan berikan tanpa batas (halaman 14).

Ketika kita merasa bahwa Allah tidak mendengarkan doa kita, itulah kemenangan bagi setan. Allah tidak pernah mengabaikan doa-doa kita. Jadi, kita tak boleh putus asa apalagi berpikir bahwa Allah tidak akan mengabulkan doa kita. Teruslah menjaga hubungan baik dengan Allah melalui doa sehingga kita memiliki ketenangan hati.

Inilah pesan Nouman Ali Khan di awal pembahasan bukunya. Bukan sekadar hubungan dengan Allah yang ia kupas dalam buku ini, tapi hubungan dengan sesama manusia juga menjadi fokus utamanya. Dengan kata lain, Nouman ingin mengajak kita untuk hidup seimbang dengan terus memupuk hubungan baik dengan Allah (hablun min Allah) dan hubungan dengan umat manusia (hablun min annas).

Saat ini kita hidup di era media sosial di mana setiap orang bisa terhubung dengan yang lain tanpa ada batasan. Setiap hari kita disuguhkan dengan berbagai berita bohong, fitnah, dan kritikan dengan bahasa yang kurang mendidik. Dan yang paling menyedihkan, di era media sosial kita saling menghujat dan mencaci-maki karena perbedaan pilihan politik, etnis, dan organisasi keagamaaan. Inilah realitas yang sering kita lihat di berbagai media. Mereka lupa bahwa kita adalah bersaudara meskipun agama, etnis, dan pilihan politik berbeda.

Kita ciptakan engkau sebagai bermacam-macam etnis, bahasa, budaya—lia’arafu—supaya kalian saling mengenal, bukan supaya kalian saling berprasangka. Bukan itu tujuan menciptakan kalian dalam etnis yang berbeda-beda (halaman 50-51).

Keanekaragaman ini patut kita syukuri sebagai anugerah Allah agar kita saling menghargai, bukan saling mencaci dan menfitnah. Untuk hidup damai, aman dan tentram kita perlu terus memupuk hubungan baik dengan Allah dan juga umat manusia dengan didasarkan pada petunjuk Allah melalui Al-Quran. Inilah pesan utama yang ingin disampaikan oleh Nouman Ali Khan lewat bukunya yang merupakan kumpulan ceramah beliau. */Hermansyah Kahir, penulis buku ‘Uktub! Menyingkap Rahasia Sukses Menulis dari Nol’

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-QuranNouman Ali KhanRevive Your Heart
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Diminta Jangan Paksakan Perpanjang PPKM Bila Tak Mampu Jamin Kebutuhan Masyarakat Terdampak
Tulisan selanjutnya Ade armando Ade Armando (Memang) Tengil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Pustaka

Jalan Mudah Menuju Bahagia

20 Februari 2026 16:15
Pustaka

Perjuangan KH Ahmad Dahlan: Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

23 Juni 2025 13:39
Pustaka

Cahaya Islam di Timor Timur

13 Juni 2024 16:01
ArtikelPustaka

Mengenal Aliran Teologi Syi’ah, Sebuah Pengantar

13 Januari 2024 11:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?