Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tsaqafah

Indonesia dan Darurat LGBT [2]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Januari 2016 14:03 2:03 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Januari 2016 13:20
Bagikan
Bagikan

Sambungan artikel PERTAMA

 

Oleh: Fariza Yuniar Rakhmawati

 

Relativisme moral bertolak belakang dengan posisi nilai moral dalam Islam. Islam mengatur moralitas manusia melalui konsep ‘akhlaq’ yang berasal dari kata ‘kholaqo’ yang terkait dengan kata ‘Kholiq (Tuhan/Pencipta)’.Perilaku manusia disebut bermoral jika mengacu pada nilai-nilai Ketuhanan.Keyakinan pada Allah Subhanahu Wata’ala yang mutlak artinya percaya pada nilai moral universal manusia berasal dariNya. Aturan Islam yang berasal dari Allah Subhanahu Wata’ menjadi standar absolut tentang perilaku yang benar dan salah, sehingga tidak terdapat kerancuan pedoman perilaku seorang Muslim.Landasan moralitas dalam Islam bersumber dari Al-Qur’an, Hadist, dan ijtihad ulama.

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Buya Hamka: Hari Raya sebagai Cermin Kekuatan Batin Bangsa
Salaf Saleh dan Tafsir Kata Ulil Amri
Ulama Sufi dan Islam Nusantara
Amalan di Bulan Muharram yang Dapat Kita Lakukan

Nilai moral atas perilaku LGBT dalam Islam telah jelas diatur pada Al-Qur’an dan Hadist. Larangan perilaku LGBT tertuang dalam Al-Qur’an SuratAl-A’raaf (7) ayat 80-81:‘Dan (Kami juga telah mengutus) Lut, ketika dia berkata kepada kaumnya, “Mengapa kamu melakukan perbuatan keji, yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun sebelum kamu (di dunia ini). Sungguh, kamu telah melampiaskan syahwatmu kepada sesama lelaki bukan kepada perempuan, kamu benar-benar kaum yang melampaui batas.” Selanjutnya hadist yang melarang perbuatan LGBT yakni: ‘dari Ibnu Abbas RA, dia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam bersabda yang artinya, “Allah melaknat siapa saja yang melakukan perbuatan kaum Luth, (beliau mengulanginya sebanyak tiga kali).” (HR. Nasa’i)’.

Namun demikian yang memprihatinkan terdapat akademisi dengan pandangan liberal yang memberikan justifikasi perilaku LGBT dengan mengatasnamakan Islam.Musdah Mulia, guru besar UIN Jakarta, menyebutkan homoseksual dan homoseksualitas adalah alami dan diciptakan oleh Tuhan, karena itu dihalalkan dalam Islam (The Jakarta Post, 2008). Homoseksualitas dipandang merupakan sesuatu yang kodrati, sehingga yang dilihat hanya ketakwaan, bukan orientasi seksual. Pedoman nilai moral dalam Islam ditafsirkan ulang secara serampangan demi pembelaan pada perilaku LGBT.

Pandangan liberal memang pada dasarnya menganggap aturan dalam Islam bersifat relatif. Al-Qur’an, hadist, dan ijtihad ulama dituding merupakan produk manusia karena berbentuk bahasa manusia, sehingga bisa dimaknai semaunya.

Wacana Tandingan Gerakan Pro LGBT

Pembelaan yang mengarah pada pemberian kuasa pada kelompok pro LGBT bersifat destruktif pada moralitas generasi penerus di Indonesia. Toleransi pada perilaku LGBT akan mengarah pada semakin meluasnya penyimpangan orientasi seksual di masa depan. Hal ini patut diwaspadai mengingat generasi Indonesia selanjutnya membutuhkan lingkungan yang sehat untuk bisa menjadi pemimpin bangsa yang hebat.

Doktrin relativisme moral memburamkan identitas generasi Muslim. Generasi yang menganut paham relativisme moral tidak akan bisa menjadi Muslim yang melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar. Relativisme moral berimplikasi pada meragukan kebenaran diri dan tidak diperkenankan menyalahkan orang lain. Semua pihak dikatakan benar dengan variasi kebenaran masing-masing. Jika tidak meyakini kebenaran, seorang Muslim tidak lagi memiliki dasar untuk mengajak pada kebenaran (Husaini, 2009).

Dengan demikian diperlukan upaya membendung dogma relativisme moral dalam perilaku LGBT. Umat Islam perlu bersama-samamembangun wacana tandingan atas gerakan pro LGBT dalam berbagai ranah: keluarga, masyarakat, pendidikan, dll. Diseminasi wacana atas perilaku orientasi seksual pada sesama jenis (SSA/ Same Sex Attraction) sebagai penyimpangan perilaku perlu kembali digaungkan. Selanjutnya umat Islam selayaknya merangkul kelompok dengan orientasi seksual menyimpang untuk bisa kembali pada fitrah manusia sesuai ketetapan Allah Subhanahu Wata’ala, bukan berperilaku sekehendak manusia sendiri.*

Penulis adalah dosen Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya Malang, alumni Sekolah Pemikiran Islam Malang angkatan ke-2

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMhomoseksuallesbianlgbtliberalismepluralismerelativisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Jaringan Terorisme Indonesia, HAU: Metro TV Ambil Data BNPT Secara Serampangan
Tulisan selanjutnya Putaran Bumi Disinyalir Makin Melambat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (2)

5 Januari 2023 14:30
ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (1)

5 Januari 2023 13:30
Tsaqafah

Ijtihad sebagai Solusi Persoalan Umat

29 Desember 2022 19:00
Tsaqafah

Bahaya Sekularisasi dan Sekularisme

26 Desember 2022 13:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?