Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tahun 2013 Pertumbuhan Ekonomi Syariah akan Jauh Lebih Baik

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 13 Desember 2012 12:43
Bagikan
Bank Indonesia telah mengumumkan, aset perbankan syariah per Oktober meningkat 36,92%
Bagikan

Hidayatullah.com– Pasca Krisis Global Perbankan Syariah global terus mengalami pertumbuhan diatas 15 persen, dengan total aset menembus USD 1 trilyun di tahun 2012. Hal ini bisa dilihat hingga bulan Juni 2012, pertumbuhan aset Bank Syariah yang ada di Indonesia sebesar 41,6 persen, berbeda dengan pertumbuhan Bank konvensional yang hanya tumbuh sekitar 21,8 persen. Demikian hasil riset yang dimiliki oleh Bank BNI Syariah.

Keoptimisan hasil riset tersebut juga senada dengan apa yang disampaikan oleh praktisi Ekonomi Syariah, Muhammad Syakir Sula, saat menjadi salah satu narasumber dalam acara road-show seminar “Merajut Masa Depan Bersama Asuransi Syariah” yang diadakan oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Asuransi Syariah Allianz bekerjasama dengan LiSEnSI (Lingkat Studi Ekonomi Islam) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Sekarang ini pengawasan keuangan dan perbankan syariah itu dialihkan dari Departemen Keuangan ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan, red.) karena kita melihat struktur yang ada di OJK kita melihat ada kepedulian, keberpihakan para komisioner yang ada di OJK kita optimis bahwa pertumbuhan ekonomi syariah ke depan akan jauh lebih baik”, ungkap Syakir optimis kepada hidayatullah.com seusai acara seminar di Aula Student Centre UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (12/12/2012).

Syakir juga mengungkapkan, sekarang ekonomi syariah Indonesia tinggal butuh regulasi yang baik dalam mendukung pertumbuhan keuangan dan perbankan syariah.

“Jadi sekarang kita tinggal butuh regulasi yang baik dalam mendukung pertumbuhan keuangan dan perbankan syariah, industrinya sudah bagus tumbuh sendiri, besar sendiri tapi regulasinya yang masih kurang, sekarang setelah di OJK, orang-orang yang ada di sana selama ini memang orang-orang yang concern terhadap syariah, itu yang membuat saya insya Allah sangat optimis ekonomi syariah akan jauh lebih berkembang lagi,” ujarnya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Sebelumnya, Bank Indonesia telah mengumumkan, aset perbankan syariah per Oktober meningkat 36,92% menjadi Rp174,09 triliun, dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp127,15 triliun.

Adapun pada Juli, Agustus, dan September, peningkatannya masing-masing 37,92%, 38,29%, dan 36,71%.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrateperbankan syariah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Organisasi Washliyah Desak Pengoplos Daging Babi untuk Bakso Dihukum Berat
Tulisan selanjutnya Zionis Tahan Dana Palestina Sampai Maret Mendatang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?