Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penyanyi Populer Dilantik Jadi Presiden Haiti

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 15 Mei 2011 06:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Michel Martelly, penyanyi populer, komponis dan pengusaha, telah dilantik sebagai presiden Haiti.

Dalam upacara pelantikan, Martelly (50) berjanji akan membangun kembali negara sangat miskin, yang awal tahun lalu dilanda gempa bumi. Upara dilangsungkan gedung parlemen sementara dan tidak berjalan lancar. Ketika Martelly mengucapkan sumpah, listrik mati.

Dalam upacara pelantikan, juga hadir mantan presiden AS, Bill Clinton serta menteri Prancis, Juppé.

Seperti diketahui, hasil penghitungan awal babak kedua Pemilu presiden menunjukkan bahwa Michel Martelly adalah pemenangnya.

Anggota komisi tersebut mengatakan Michel “Sweet Micky’ Martelly, mengalahkan mantan senator dan mantan ibu negara Mirlande Manigat, kata sejumlah pejabat yang dikutip beberapa kabtor berita.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam pemilu putaran akhir tanggal 20 Maret lalu, jumlah pemberi suara tinggi sementara pemilihan juga berlangsung damai, meski pemantau menilai masih diwarnai kecurangan.

Haiti kini tengah bergelut dengan persoalan pembangunan kembali negara itu pasca gempa bulan Januari 2010 yang menghancurkan berbagai infrastruktur vital serta menyebabkan meluasnya wabah kolera.

Martelly, yang dalam kampnaye menjanjikan perubahan untuk warga Haiti, jika menang akan menjadi presiden yang menghadapi tantangan berat, kutip BBC.

Ratusan ribu korban gempa masih tinggal di tenda darurat di berbagai kota sementara ancaman wabah kolera yang sudah menewaskan ribuan orang belum benar-benar hilang.

Martelly juga dianggap tidak berpengalaman secara politis meskipun pesannya tentang reformasi banyak diterima warga Haiti yang miskin dan menganggur, tambah Gallacher.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Parlemen Pakistan Kutuk Penggerebekan Rumah Bin Ladin oleh AS
Tulisan selanjutnya Polisi Zionis Gebuki Penjaga Masjidil Aqsha Sampai Luka Parah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?