Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Laporan dari Kamp Pengungsian Rohingya: Wabah Penyakit Berbahaya Mulai Mengancam

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 September 2017 08:02 8:02 am
Ahmad
Dipublikasikan 29 September 2017 08:02
Bagikan
vaksinasi pengungsi
Tim medis dari Indonesia Humanitarian Alliance (IHA) dalam layanan kesehatan bagi pengungsi Rohingya di kamp Cox's Bazar, Bangladesh.
Bagikan

Hidayatullah.com– Berbagai penyakit berbahaya seperti kolera, TB (Tuberculosis), dan HIV dikabarkan mulai mengintai para pengungsi etnis Muslim Rohingya di kamp-kamp pengungsian, salah satunya yang berada di Cox’s Bazar, Bangladesh.

Anggota tim medis, dr Rosita Rivai, yang tergabung dalam Indonesia Humanitarian Alliance (IHA) mengatakan, wabah penyakit tersebut disebabkan minimnya fasilitas air minum dan sarana kebersihan bagi para pengungsi. Kondisi itu membuat para pengungsi mudah terjangkit virus penyakit yang ditularkan sesama para pengungsi lainnya.

“Mayoritas pengungsi mudah terinfeksi segala penyakit menular,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Kamis (28/09/2017) dalam keterangan tertulis.

Baca: Ini Bantuan yang Dibutuhkan Para Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Ia menyebut, kondisi pengungsian kumuh. Tempat tinggal beratapkan terpal seadanya, beralaskan tanah, kardus, tikar, serta tempat MCK (mandi, cuci, kakus) yang menjadi satu dengan pengungsi yang terjangkit penyakit, membuat penularan penyakit bertambah cepat menyebar di kalangan mereka.

Rosita menambahkan, relawan kemanusiaan yang tergabung di IHA bersama Ikatan Dokter Indonesia telah melakukan Aksi Layanan Sehat Darurat. Pelayanan dilakukan dengan jumlah tim medis 8 orang, terdiri dari empat dokter dan empat perawat.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Tim medis, terangnya, melayani puluhan pasien pengungsi Rohingya dengan mayoritas penyakit infeksi saluran penapasan dan penyakit kulit, beberapa pengungsi juga terjangkit penyakit diare dan mata. Sedangkan mayoritas pasien adalah anak-anak balita dengan status kurang gizi.

Baca: Sebagian Bantuan Indonesia untuk Pengungsi Rohingya Telah Didistribusikan

“Ibu dan anak yang paling rawan dari penyakit, apalagi dengan banyaknya jumlah pengungsi yang melahirkan di kamp-kamp pengungsian, maka hal tersebut harus ditangani secepat mungkin agar tidak mudah langsung terjangkit penyakit,” imbuh Rosita yang tergabung dalam tim medis Dompet Dhuafa pada misi kemanusiaan itu.

Selain itu, ia menambahkan, sebagai salah satu kamp pengungsian terbesar di dunia menurut World Health Organization (WHO), dengan jumlah pengungsi sedikitnya 400 ribu warga Rohingya yang tersebar di 68 kamp sepanjang perbatasan Bangladesh-Myanmar, kamp-kamp pengungsian juga tengah menghadapi kekurangan pangan dan obat-obatan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bangladeshbantuan untuk RohingyaDistrik Cox’s Bazaretnis Rohingyagenosida RohingyaIHAIndonesia Humanitarian Alliancekebutuhan pengungsi RohingyaKekerasan Rohingyakesehatan pengungsi Rohingyakrisis kemanusiaanMuhammadiyahmyanmarPengungsi RohingyaRohingyaRosita Rivaitragedi kemanusiaanWHOWorld Health Organization
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Daripada Mengirimkan TKI, Pemerintah Didesak Buka Lapangan Kerja Seluas-luasnya
Tulisan selanjutnya Pengelola Masjid Nabawi Nilai Jamaah Haji Indonesia Tertib

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?