Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

AYLF: Selesaikan Polemik Qatar dengan Cara Damai

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 Juni 2017 11:34 11:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 Juni 2017 11:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Hari Selasa (13/06/2017), ASEAN Young Leaders Forum (AYLF) Indonesia menggelar Diskusi Kepemudaan Nasional dalam rangka merespon kasus pemutusan hubu​ngan diplomatik Arab Saudi, Uni Emirat Arab (EUA), Bahrain dan Mesir kepada Qatar.

Pengamat Politik Timur Tengah UI, Yon Machmudi, Ph.D, serta Pengamat Politik Internasional, Haryo Setyoko, M.PA , didapuk menjadi narasumber dalam diskusi yang bertemakan “Krisis Qatar: “Masa Depan Timur Tengah dan Transformasi Peta Politik Global” ini.

“Qatar menjadi negara yang independen secara politik karena berhasil mengelola sumber daya alam. Selain minyak, mereka juga berhasil menjadi pengekspor gas, inilah yang tidak dimiliki negara teluk lainnya. Gas yang lebih murah memungkinkan peralihan dari minyak ke gas, sehingga negara para pengimpor minyak khawatir,” ujar Yon Mahmudi memantik diskusi.

Alumnus Australian National University ini mengemukakan bahwa negara Timur Tengah cenderung memilih pendekatan represif dalam mengatasi konflik.

Menurutnya, hal ini yang menguntungkan negara industri senjata. “Indonesia jangan mengadopsi pemberantasan terorisme negara Timteng karena berbahaya,” ia menambahkan.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Sementara  Haryo Setyoko, mengupas bagaimana embargo yang dilakukan Saudi dan beberapa Negara Teluk lainnya ini terjadi.

“Terdapat tiga labirin konflik dalam kasus ini. Pertama, Jerat kampanye. Kedua, kompetisi harga minyak. Ketiga, penstabilan harga dollar Amerika,” jelas Haryo.

Alumnus Lee Kwan Yew School of Public Policy of the National University of Singapore ini juga menegaskan bahwa pada akhirnya, sebagai hasil dari krisis Qatar ini, kemungkinan besar tidak akan sampai terjadi perang.

“Ada empat jalan keluar yang mungkin terjadi, yakni perang dunia ketiga, perang teluk ketiga, détente, dan perang dingin antara dua kubu,” kata Haryo melanjutkan.

Selain itu, ia juga menyampaikan kepada peserta untuk terus banyak membaca, agar bisa menguak tabir dibalik kejadian yang terjadi.

Diskusi hasil kerjasama dengan KAMMI, Pemuda PUI, Pemuda Al-Irsyad dan FSLDK ini diselenggarakan di Aula Pesantren Al-Islamiyah PUI, Pancoran, Jakarta Selatan.

Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai latar belakang institusi, universitas dan organisasi. Di akhir acara, buka bersama menjadi penutup agenda publik perdana AYLF chapter Indonesia ini.

“Melalui platform AYLF  ini, diharapkan pemuda Indonesia dapat berpartisipasi aktif dalam kampanye perdamaian global. Salah satunya adalah himbauan kepada negara-negara teluk agar dapat menyelesaikan polemik Qatar ini dengan damai dan diplomatik,” tegas Adhe Nuansa Wibisono, Presiden AYLF Indonesia, dalam sambutannya.*/kiriman Afif Pratama Putra (Jakarta)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Krisis Diplomasi QatarQatar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan, Zakat dan Pengentasan Kemiskinan
Tulisan selanjutnya Spirit Sahabat dalam Meraih Kemuliaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Berita
14 Oktober 2026 16:55
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?