Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ketua Wanita ISMA Malaysia: Muslimah yang Memperjuangkan Feminisme Berarti Melawan Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Desember 2020 22:10 10:10 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Desember 2020 11:47
Bagikan
Dr Suriani Sudi, Ketua Wanita ISMA Malaysia
Bagikan

Hidayatullah.com– Aktivis pergerakan Muslimah dari Malaysia, Dr Suriani Sudi yang juga Ketua Wanita ISMA Malaysia memaparkan empat faktor yang membedakan peradaban Islam dengan peradaban Barat. Perbedaan pertama adalah tauhid, yang dapat membebaskan individu dari kesewenang-wenangan makhluk manapun di alam semesta.

Perbedaan kedua, tawazun (keseimbangan) dan sikap wasathiyah (pertengahan) dalam seluruh aspek kehidupan.

Yang ketiga, pencetakan individu paripurna (insan kamil) dengan berlandaskan pada al-Qur’an. Yang keempat adalah ajaran Islam mengatur seluruh aspek kehidupan seperti aspek spiritual, moral, ekonomi, sosial, politik, dan hukum.

Baca: Salim A Fillah Paparkan Nilai-nilai Dasar Pengasuhan Anak, Apa Saja?

Ketua Departemen al-Qur’an dan Sunnah International Islamic University College Selangor ini pun mengajak umat untuk menelisik sejarah, dengan menjelaskan mulai dari awal mula peradaban Barat dan kedudukan perempuan pada masa itu. Hingga peradaban Barat dalam masa modern dan peran perempuan di dalamnya.

Suriani juga menyinggung tentang dampak dari berbagai macam paham dan gaya hidup yang lahir dari peradaban Barat. Terkhusus paham feminisme yang berhasil masuk ke dunia Islam melalui penjajahan, serangan pemikiran dan sistem pendidikan, sehingga mempengaruhi wanita Muslim yang lemah dalam hal agama.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Suriani menyebut Al-Ittihad Al-Nisa’i Al-Misri (The Egyptian Feminist Union) sebagai contoh. “Mereka adalah orang Islam yang memperjuangkan feminisme, jadi sebenarnya mereka melahirkan orang Islam yang melawan Islam itu sendiri,” ujarnya pada webinar ketiga yang diadakan oleh Panitia Munas V Muslimat Hidayatullah (05/12/2020) itu.

Penerima penghargaan Perkhidmatan Cemerlang KUIS 2009 dan 2018 ini pun menyebutkan, setidaknya ada empat serangan yang mengancam integritas Muslimah, yaitu tuntutan persamaan hak, tanggung jawab istri, kontes kecantikan, dan masalah hijab.

Suriani pun menekankan pentingnya wanita memastikan kesuksesan peran mereka di rumah, sebagai titik awal perjuangan mereka. “Nasib suatu bangsa bergantung bagaimana seorang ibu membentuk anak-anaknya,” ujar peneliti dalam bidang hadits, psikologi, dan kepemudaan ini yang disiarkan melalui kanal Youtube Hidayatullah ID dan TV Pertiwi Malaysia.

Baca: Ketum Mushida: Indonesia Akan Baik Jika Para Wanitanya Berkepribadian Baik

Suriani juga mengatakan bahwa tombak penegak peradaban umat bisa dibagi menjadi dua aspek, yaitu rohani-spiritual dan fisik. Dengan merujuk kepada praktik Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ketika baru saja hijrah di Madinah, Suriani menekankan pentingnya pembentukan identitas melalui penanaman aqidah yang kuat serta penguatan ikatan ukhuwah sesama Muslim/Muslimah.

Untuk diketahui, Muslimat Hidayatullah akan menggelar Musyawarah Nasional V Mushida secara virtual. Acara berpusat di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Kota Depok, Jawa Barat. Dengan dihadiri 33 peserta sebagai perwakilan tiap Pengurus Wilayah (PW) Mushida yang ada di berbagai provinsi.

Perhelatan akbar lima tahunan itu akan digelar pada 26-27 Desember 2020 dengan mengusung tema “Meneguhkan Integritas Muslimah Demi Tegaknya Peradaban Islam.” Sebelumnya digelar sejumlah webinar yang dengan beragam tema dan pemateri.* Fadhilah AAA

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:feminismeISMAMunas V MushidaMushidaMuslimahSuriani SudiWanita ISMA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perhimpunan Ulama Palestina di Luar Negeri Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Dr Muinudinillah Basri
Tulisan selanjutnya Mendadak Bodoh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Berita
11 Oktober 2026 23:14
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?