Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mauritius Jamin Orang Chagos Boleh Kembali Tinggal di Kepulauan Chagos

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2023 21:02 9:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Februari 2023 21:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Mauritius mengatakan memberikan jaminan bagi semua orang asal Chagos yang ingin bermukim kembali di Kepulauan Chagos untuk dapat melakukannya.

Orang Chagos dipaksa angkat kaki dari kepulauan kecil itu oleh pasukan kolonial Inggris lebih dari 50 tahun silam.

“Semua orang asal Chagos, di mana pun mereka tinggal di belahan dunia ini, bagi yang ingin bermukim kembali akan dapat melakukannya sesuai dengan hukum yang berlaku di Mauritius,” kata Perdana Menteri Mauritius dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC Kamis (16/2/2023).

Pengumuman tersebut dikeluarkan setelah Human Rights Watch menuding Inggris melakukan kejahatan kemanusiaan dengan tidak mengizinkan orang Chagos kembali ke pulau asalnya, yang terletak jauh di tengan Samudera Hindia.

Dalam pernyataannya, Perdana Menteri Pravind Kumar Jugnauth berterima kasih kepada HRW atas riset mendalam yang dilakukannya dan mengatakan bahwa pemerintahannya bertekad untuk memenuhi komitmen untuk memukimkan kembali orang Chagos.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Jugnauth mengatakan bahwa dia sudah melakukan pembicaraan lewat telepon dengan PM Inggris Rishi Sunak menyusul kemunculan laporan tersebut, di mana mereka membicarakan perihal kedaulatan kepulauan kecil yang terpencil di tengah samudera itu.

Dalam laporan setebal lebih dari 100 halaman, HRW dengan mengandalkan puluhan kesaksian dan dokumen-dokumen resmi, menuduh Inggris dan Amerika Serikat telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dengan menggusur penduduk asli dari kepulauan yang disengketakan kepemilikannya tersebut.

Tuduhan itu sepenuhnya ditolak oleh London.

Saat ini pemerintah Inggris sedang mendapatkan tekanan besar terkait wilayah di negeri seberang di Samudera Hindia yang dikenal sebagai British Indian Ocean Territory. Mahkamah bentukan Perserikatan Bangsa-Bangsa International Court of Justice (ICJ) menyatakan bahwa pendudukan berkelanjutan oleh Inggris terhadap kepulauan itu adalah ilegal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisKepulauan Chagos
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terpaksa Hidup di Pengasingan Pecatur Iran Tak Menyesal Lepas Hijab
Tulisan selanjutnya ASML Belanda: Karyawannya yang Orang China Mencuri Data

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?