Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Membenarkan Tuduhan Mengayakan Uranium Hingga 84 Persen

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Februari 2023 21:37 9:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Februari 2023 21:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Iran, hari Kamis (23/2/2023), secara langsung mengakui tuduhan dari para inspektur internasional yang mengatakan bahwa pihaknya mengayakan uranium hingga kemurnian 84 persen untuk pertama kalinya, yang artinya Iran semakin dekat dengan tujuan membuat bom nuklir.

Dilansir Associated Press, kabar tersebut disiarkan oleh situs web berita Nour News, media yang memiliki keterkaitan dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi yang dibina oleh pemimpin spiritual Syiah Iran tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Iran acknowledges accusation it enriched uranium to 84 percent

Nour News secara terpisah dijatuhi sanksi oleh Kanada karena dianggap berpartisipasi dalam pelanggaran HAM berat dan sistematis dan melanggengkan kegiatan disinformasi untuk membenarkan penindasan dan penganiayaan oleh rezim Iran terhadap warganya di tengah aksi-aksi protes yang merebak di Iran beberapa bulan terakhir menyusul kematian Mahsa Amini.

Sebelum pemberitaan oleh Nour News ini, Iran tidak seacra langsung mengakui tuduhan yang disampaikan oleh para inspektur dari International Atomic Energy Agency (IAEA) yang mengatakan Iran sudah mengayakan uranium hingga 84 persen.

Baca Juga

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Bloomberg pertama yang mengabarkan pada hari Ahad bahwa para inspektur mendeteksi uranium Iran dikayakan hingga 84 persen. IAEA, lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa yang berbasis di Wina, tidak membantah berita tersebut dan hanya mengatakan bahwa pihaknya sedang mendiskusikan dengan Iran hasil pemeriksaan baru-baru ini.

Dalam komentarnya hari Kamis ini, Nour News mendesak IAEA agar tidak tidak termakan oleh hasutan negara-negara Barat dan menyatakan bahwa program nuklir Iran “benar-benar damai.”

Tidak jelas dimana pengayaan uranium hingga 84 persen itu terjadi, meskipun IAEA mengatakan pihaknya menemukan kaskade sentrifugal IR-6 canggih di fasilitas nuklir di bawah tanah di Fordo. Iran diketahui telah memperkaya uranium di Fordo hingga kemurnian 60 persen — tingkat yang menurut para ahli nonproliferasi tidak memiliki kegunaan sipil bagi Teheran. Uranium untuk keperluan pembuatan senjata nuklir dikayakan hingga 90 persen.

Iran juga mengayakan uranium di fasilitas nuklir Natanz.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IAEAirannuklir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ronaldo Pakai Gamis Saat Peringati Hari Jadi Saudi, Netizen Panggil Syeikh
Tulisan selanjutnya Teroris Bersenjata Pimpinan Egianus Kogoya jadikan Anak-Anak dan Perempuan sebagai Tameng

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
  • Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
  • Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

14 Juli 2026 19:51
Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

14 Juli 2026 17:00
Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

13 Juli 2026 15:40
Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

13 Juli 2026 06:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?