Hidayatullah.com | Salah seorang pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan, Ustadz Muhammad Dinul Haq, Lc., mengajak ormas-ormas Islam dan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan bersinergi dan berperan aktif terus meningkatkan keimanan umat.
“MUI sangat berperan dan perlu meningkatkan keimanan warga Balikpapan,” ujar MDH, sebutan akrabnya, saat memberikan tausiyah persiapan Ramadhan di Masjid Ar-Riyadh, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, baru-baru ini.
MDH yang merupakan Anggota Komisi Fatwa MUI Kota Balikpapan ini menyampaikan itu dalam rangka menyongsong kehadiran Ramadhan 1444H.
Mudir Pendidikan Ulama – Zuama (PUZ) STIS Hidayatullah Balikpapan ini menjelaskan, iman seorang Muslim bisa naik dan bisa turun. Sehingga, ormas-ormas Islam termasuk MUI, NU, Muhammadiyah, Hidayatullah, dan lain sebagainya diajak terus berperan menjaga keimanan umat. Bahkan berupaya meningkatkannya.
Apalagi Ramadhan semakin dekat. Ia mendorong pada Ramadhan tahun ini, keimanan masyarakat Balikpapan pada khususnya meningkat.
MDH menyampaikan demikian sebab dilihat masih banyak kalangan masyarakat yang abai terhadap Ramadhan. Misalnya, enggan menjalankan puasa karena alasan kerja atau lelah.
Masih banyak, kata dai Dakwah Center Ulul Albab ini, saudara-saudara kita yang tidak berpuasa selama Ramadhan. Sebagaimana yang pernah MDH dapati suatu waktu pada Ramadhan sebelumnya. Saat itu, MDH bertanya kepada seorang pria yang terlihat sehat dan masih muda itu, apa alasannya tidak berpuasa?
“Tidak kuat kerja kalau puasa,” tutur alumnus Universitas Islam Madinah (UIM) ini menirukan jawaban orang tersebut.
MDH yang juga dai Hidayatullah ini menjelaskan, Allah Subhanahu Wata’ala dalam Al-Qur’an hanya mengajak orang-orang yang beriman untuk berpuasa. Sebagaimana tertulis dalam Surat Al-Baqarah ayat 183.
Dengan demikian, menurut MDH, orang yang enggan berpuasa -tanpa uzur syari- berarti orang yang sedang tidak memiliki kesempurnaan iman atau menurun imannya.
Oleh karena itu, ormas Islam memiliki tanggung jawab keagamaan untuk berupaya menjaga keimanan umat Islam.
Usulan ke Pemkot Balikpapan
Selain kepada ormas Islam, MDH juga mendorong Pemerintah Kota Balikpapan untuk turut berperan menjaga keimanan warga Kota Beriman.
Khususnya selama Ramadhan, Pemkot Balikpapan diminta melakukan upaya-upaya agar puasa Ramadhan tidak menjadikan warga Muslim enggan bekerja. Begitu pula sebaliknya, agar pekerjaan tidak menjadi alasan warga untuk tidak berpuasa.
Upaya yang bisa dilakukan Pemkot Balikpapan, kata MDH mengusulkan, misalnya dengan menyesuaikan aturan jam kantor. Atau dengan pengaturan teknis/strategis lainnya.
Hal demikian, kata MDH, semua bisa diatur, “kalau standar nilainya adalah iman,” imbuh alumnus Ma’had Aly Ar-Raayah Sukabumi, Jawa Barat ini dalam ceramahnya pada Ahad (26/02/2023) malam itu.* (SKR/MCU)