Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Macron Janjikan Ini Supaya Diplomat Prancis Tidak Mogok

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2023 06:49 6:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2023 06:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pekerja di Prancis belakangan ini terus menggelar aksi mogok kerja guna memprotes perubahan aturan pensiun. Meskipun dengan protes dan tuntutan yang agak berbeda, aksi mogok juga dilakukan oleh para diplomat dan Presiden Emmanuel Macron menjanjikan sejumlah hal agar mereka tidak ikut-ikutan mangkir kerja.

Dilansir RFI, hari Kamis (16/3/2023) Presiden Emmanuel Macron bertemu staf di Kementerian Luar Negeri, menjanjikan anggaran yang lebih besar dan penambahan pegawai guna menghapus kekhawatiran terhadap reformasi besar-besaran yang akan dilakukan oleh Macron terhadap korps diplomatik Prancis.

Presiden menjanjikan 700 pegawai baru dan kenaikan anggaran sebesar 20 persen bagi aparatus diplomatik terbesar di dunia itu, setelah Amerika Serikat dan China.

“Saya ingin melihat layanan diplomatik kita sepenuhnya dipersenjatai kembali,” kata Presiden.

Quai d’Orsay, di mana Kemenlu Prancis memiliki kantor pusatnya yang mewah di Paris, akan memiliki anggaran tahunan hampir 8 miliar euro pada tahun 2027, janji Macron.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Janji itu diutarakan sehari setelah Menteri Luar Negeri Catherine Colonna menerima laporan akhir dari sebuah komisi yang dibentuk untuk mempertimbangkan oposisi internal terhadap usulan reformasi sektor diplomatik.

Profesi itu sedang mendapatkan tekanan akibat perang di Ukraina, beberapa konflik besar dengan sejumlah bekas negara jajahan Prancis di Afrika, masalah pengungsi yang membanjiri Eropa, upaya internasional untuk meredam bencana ekologi yang belakangan semakin banyak, masalah keamanan siber dan disinformasi online.

Musim panas lalu, ratusan staf diplomatik melakukan aksi mogok kerja – yang pertama kali dalam kurun beberapa dekade – guna memprotes sejumlah perubahan di lingkungan korps diplomatik yang antara lain menghilangkan status dan titel dari sebagian staf diplomatik khusus.

Di bawah reformasi yang digagas Macron, orang-orang terhormat seperti anggota dewan urusan luar negeri dan staf-staf yang berkuasa penuh akan menjadi pegawai negeri biasa. Padahal kedua posisi itu selama ini dianggap sebagai jabatan yang sangat terpandang, bergengsi dan membanggakan.

Presiden Macron menilai usulannya itu ditujukan untuk peningkatan koherensi dan kemampuan beradaptasi, sedangkan para staf takut kehilangan status dan keterampilan yang diperoleh dengan susah payah.

“Reformasi ini baik untuk negara,” kata Macron kepada staf Quai d’Orsay pada Kamis. “Reformasi ini bagus untuk pelayanan Anda dan untuk Anda, orang-orang yang bekerja di sini,” kata Macron, yang selama menjabat dinilai oleh sebagian kalangan di Prancis bertindak lebih mirip seorang raja ketimbang pemimpin negara republik yang menganut demokrasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aksi mogokdiplomatEmmanuel MacronPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penantang Erdogan Berjanji akan Usir Pengungsi Suriah Jika Terpilih
Tulisan selanjutnya Belgia Akan Mengakui Resmi Buddhisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Serangan ‘Israel’ Hancurkan Gudang Bantuan, 7 Orang Syahid di Gaza
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

31 Agustus 2026 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?