Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pembakaran Al-Quran Kembali Terjadi di Denmark, Sejumlah Negara Kecam Keras

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 27 Maret 2023 23:37 11:37 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 Maret 2023 23:37
Bagikan
Pembakaran Al-Quran
Lars Thorsen Ekstremis Anti Muslim Norwegia lakukan pembakaran Al-Quran
Bagikan

Hidayatullah.com — Sebuah kelompok ekstremis Denmark pada Jumat dilaporkan membakar salinan Al-Quran dan menyiarkan penistaan kitab suci Islam tersebut di Facebook Live.

Patrioterne Går Live, kelompok sayap kanan Denmark, juga membakar bendera Turki dan membawa spanduk bertuliskan kebencian terhadap Muslim dan Islamofobia.

Aksi penistaan Al-Quran di tengah bulan suci Ramadhan tersebut lantas mendapat banyak kecaman dari beberapa negara dunia.

Dilansir New Arab, Ahad (26/03/2023), Kementerian Luar Negeri Turki menyebut insiden itu sebagai kejahatan rasial, dan mengatakan bahwa Ankara tidak akan menerima “tindakan keji yang diizinkan dengan kedok kebebasan berekspresi”.

“Tindakan ini, yang dilakukan di (bulan suci Islam) Ramadhan, sekali lagi dengan jelas mengungkapkan bahwa Islamofobia, diskriminasi, dan xenofobia telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan di Eropa dan tidak ada pelajaran yang dapat dipetik dari masa lalu,” kata kementerian itu dikutip Daily Sabah.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Kementerian Luar Negeri Yordania mengecam tindakan tersebut, dan menyebut pembakaran Al-Quran itu sebagai “tindakan rasis dan tidak dapat diterima yang memprovokasi perasaan umat Islam, terutama di bulan suci Ramadhan.”

“(Pembakaran Al-Quran) adalah tindakan kebencian yang serius dan manifestasi dari Islamofobia yang memicu kekerasan dan penghinaan terhadap agama,” lanjut Kemenlu Yordania.

Qatar mengatakan tindakan Patrioterne Går Live adalah “tindakan penghasutan dan provokasi serius terhadap perasaan lebih dari dua miliar Muslim di dunia, terutama di bulan Ramadhan yang diberkahi.”

Maroko juga bergabung dalam paduan suara kecaman, dengan mengatakan: “Meskipun tindakan keji ini dilakukan di depan perwakilan diplomatik negara Muslim lain, Kerajaan Maroko menganggapnya sebagai tindakan provokatif.”

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi juga mengutuk pembakaran itu “dalam istilah terkuat”.

Ada beberapa pembakaran Al-Quran selama beberapa bulan terakhir di Eropa. Pada bulan Januari, warga negara ganda Denmark dan Swedia Rasmus Paludan membakar salinan Al-Quran di depan kedutaan Turki di Stockholm, dan kemudian di depan sebuah masjid.

Beberapa hari kemudian di Belanda, ekstrimis sayap kanan Edwin Wagensveld, yang memimpin partai anti-Muslim PEGIDA, merobek-robek Alquran sebelum membakarnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-QurandenmarkHeadlineislampembakaran al-Quran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rezim Cina Kembali Larang Muslim Uyghur Berpuasa
Tulisan selanjutnya Allah Tidak Akan Melupakan Orang yang Berpuasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?