Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Empat Rumah Hancur dan Rusak Parah Akibat Petasan di Sumenep Madura

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 April 2023 12:53 12:53 pm
Ahmad
Dipublikasikan 19 April 2023 13:30
Bagikan
Rumah warga Dusun Bulangan, Desa Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Senin (17/4) ambruk akibat ledakan petasan (foto: maduraindepth)
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebanyak empat bangunan rumah hancur dan rusak parah akibat petasan. Musibah ini terjadi di Desa Beluk Kenek, Sumenep, Jawa Timur.

Seorang sumber menuturkan bahwa sumber ledakan di rumah milik Zaini yang di dalamnya tersimpan petasan jenis sreng door milik cucu Zaini. “Total ada empat rumah yang rusak, satu rata dengan tanah, sedangkan tiga rumah lainnya rusak parah,” katanya.

Akibat peristiwa ini, dua orang terluka dalam kejadian itu, masing-masing bernama Rahma (35) dan Adam (75) kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh. Anwar Sumenep.

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menjelaskan bahwa petugas memang menemukan beberapa bekas petasan sreng door di lokasi ledakan.

“Ada kemungkinan, memang bahan peledak dari sreng door yang meledak di rumah tersebut. Akan tetapi, ini masih dugaan karena petugas masih melakukan penyelidikan,” katanya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Sementara menurut warga setempat, ledakan di rumah milik Zaini ini terdengar hingga radius lebih dari 1 kilometer. “Terdengar hingga dua kali. Setelah itu, rumah milik Pak Zaini ambruk dan nyaris rata dengan tanah,” kata Ahmadi, warga setempat.

Dikutip detikJatim, rumah tersebut diduga menjadi lokasi peracikan petasan atau mercon. Peraciknya adalah anak Zaini berinisial R. Saat ini R kabur.

Di lokasi, polisi juga menemukan serbuk atau bahan pembuat petasan sekitar 17 kg. Ruangan yang digunakan untuk meracik petasan adalah bagian dapur.

“Kami temukan bahan baku kurang lebih sekitar 17 kg. Pelaku diduga dengan inisial R ini masih melarikan diri sampai sekarang kita lakukan pencarian,” tandas Edo.

Kapolres Sumenep AKBP Edo Setya Kentriko mengatakan, peristiwa ini terjadi hari Senin (17//4/2023). “Kejadiannya pada hari Senin (17/4) di Dusun Bulangan, Desa Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten, sebelum waktu buka puasa,” kata Kapolres Sumenep AKBP Edo Setya Kentriko, Selasa dikutip laman Antara News.

Kapolres mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim ke lokasi ledakan dan memasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Petugas memasang garis polisi di lokasi ledakan petasan di Desa Beluk Kenek, Sumenep, Jawa Timur, yang menyebabkan empat rumah rusak dan dua orang luka-luka dalam kejadian itu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlinepetasanRumah HancurSumenep Madura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jika Ini Ramadhan Terakhirmu
Tulisan selanjutnya PDI-P Merekomendasi Pemerintah jadikan KKB sebagai Kelompok Separatis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?