Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uzbekistan Gelar Referendum untuk Melanggengkan Jabatan Presiden Shavkat Mirziyoyev

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 April 2023 22:45 10:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 April 2023 22:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Rakyat Uzbekistan diminta untuk memberikan suara dukungan terhadap amandemen konstitusi yang akan menjanjikan perlindungan sosial lebih besar sekaligus memperpanjang masa kekuasaan presiden saat ini Shavkat Mirziyoyev.

Tempat-tempat pemungutan suara dibuka hari Ahad (30/4/2023) mulai pukul 8 pagi waktu setempat dan dijadwalkan ditutup pada pukul 8 malam waktu setempat, menurut komisi pemilihan umum.

Apabila amandemen konstitusi disetujui, masa jabatan Presiden Shavkat Mirziyoyev akan direset menjadi nol – meskipun saat ini dia sudah memasuki periode kedua jabatannya sebagai presiden – dan memperpanjang masa jabatan presiden dari lima tahun menjadi tujuh tahun.

Dengan demikian, Shavkat Mirziyoyev yang saat ini berusia 65 tahun akan dapat berkuasa sampai 2040, sedangkan mandatnya akan berakhir dalam pemilihan yang dijadwalkan pada tahun 2026, lansir DW.

Akal-akalan untuk memperpanjang masa jabatan politik semacam ini pernah dilakukan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Baca Juga

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mirziyoyev naik ke kursi kepresidenan pada 2016 setelah 13 tahun menjabat perdana menteri di bawah kepemimpinan Presiden Islam Karimov, yang meninggal pada tahun yang sama setelah berkuasa lebih dari seperempat abad. Mirziyoyev memenangkan masa jabatan kedua dengan dukungan 80% suara pada Oktober 2021.

Dia melakukan sejumlah perubahan di Uzbekistan seperti mempidanakan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan menindak tegas praktik buruh paksa di perkebunan kapas. Pemerintahannya juga menghapus hukuman mati, memberikan hak yang lebih besar bagi orang yang berstatus tahanan kepolisian, memperbolehkan kepemilikan tanah non-pertanian, serta memberikan perlindungan dari penahanan paksa atau tanpa dasar hukum dan penahanan atau pemenjaraan tanpa batas waktu.

Sejumlah selebriti mendukung reformasi dan Presiden Mirziyoyev, serta referendum tersebut.

Meskipun demikian, para aktivis menyoroti pelanggaran hak yang masih merajalela di bawah kepemimpinannya, dan pemerintahan Mirziyoyev dinilai berusaha membungkam suara oposisi.

Aktivis HAM juga menuduh pihak berwenang menggunakan kekuatan mematikan sehingga menewaskan 21 orang selama demonstrasi tahun 2022.

Para wartawan di Uzbekistan menuduh  penyensoran merebak luas selama kampanye referendum.

Referendum akan dinyatakan sah hanya jika lebih dari setengah dari 19,7 juta pemilih Uzbekistan yang memenuhi syarat berpartisipasi. Hasil pemungutan suara awal diharapkan sudah bisa diketahui pada hari Senin besok.

Saat ini, Uzbekistan berusaha bangkit dari musim dingin yang penuh penderitaan di mana terjadi kelangkaan bahan bakar, kemiskinan dan korupsi yang merajalela.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Shavkat MirziyoyevUzbekistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Pedagang Muslim India Ini Dipaksa Mengenakan Peci untuk Menyembah Sapi
Tulisan selanjutnya Demi Bisa Haji, Pak Tua asal Bosnia Ini Rela Berjalan Kaki dari Eropa Menuju Makkah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

2 September 2026 20:14
Berita

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?