Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Permintaan Senjata Api Tak Berlisensi Naik di Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Mei 2023 11:15 11:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Mei 2023 11:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Upaya untuk membeli senjata api yang tidak berlisensi alias ilegal meningkat akhir-akhir ini di Turki, terutama di kalangan warga negara asing dan warga di bawah umur.

Murat Karakaya, seorang pedagang senjata api dan peralatan berburu di Provinsi Eskişehir, mengatakan bahwa akhir-akhir ini terjadi peningkatan jumlah warga yang ingin membeli senjata api tersebut.

Menurut Karakaya biasanya anak di bawah umur membeli senjata itu untuk meniru beragam aksi pertunjukan dan video game. Dia juga mengatakan bahwa pedagang bersikap tegas untuk tidak menjual senjata api kepada para remaja.

Tidak mudah untuk menolak permintaan dari anak-anak remaja. Karakaya mengatakan tokonya pernah dirampok oleh seorang remaja berusia 17 tahun yang sebelumnya dia tolak ketika ingin membeli senjata api. Akibatnya, Karakaya mengalami kerugian sekitar 35.000 lira.

“Orang yang mencari senjata api akhir-akhir ini meningkat. Terutama orang Afghanistan, Iran, dan Suriah yang mencoba membeli senjata. Kami juga menerima permintaan sejenis dari warga setempat (orang Turki), tetapi tentu saja kami tidak menjual senjata api tak berlisensi. Sebagai pedagang, kami hanya menerima pelanggan yang memenuhi persyaratan legal,” imbuhnya seperti dikutip Hurriyet Daily News (11/5/2023).

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Menurut laporan “2022 Armed Violence Map” yang disusun oleh Umut Foundation, yang berkampanye menentang kepemilikan senjata oleh individual, sebanyak 2.278 orang tewas dan 4.231 orang terluka dalam insiden yang melibatkan senjata api di Turki tahun 2022. Seperti tahun-tahun sebelumnya, insiden terbanyak terjadi di Istanbul.

Marmara, daerah di Turki yang paling padat penduduknya dan paling banyak menampung migran dan pengungsi, merupakan daerah dengan insiden kekerasan senjata api paling banyak menurut laporan tersebut.

Adana menempati posisi kedua dengan 571 insiden kekerasan senjata api dilaporkan oleh media.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:senjata apiTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gus Mus Unggah Foto Banjir Semarang-Demak, Netizen: Sindiran Keras
Tulisan selanjutnya Iraq Temukan 605 Sisa Korban Daesh di Sebuah Kuburan Massal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?