Hidayatullah.com—Hari Selasa, (30/5/2023) sejumlah siswa dan guru Palestina sesak napas dan terbaring lemas karena gas air mata beracun, akibat pasukan Zionis Israel menyerang Sekolah Dasar Omar Bin Al-Khattab di kota Hawara, selatan Nablus, Tepi Barat, kutip Palinfo.
Kepala sekolah, Raja Awwad, dalam pernyataan pers mengatakan bahwa pasukan Zionis menembakkan gas air mata dan bom suara ke arah para siswa dan guru, setelah mereka meninggalkan sekolah, yang mengakibatkan beberapa dari mereka sesak napas dan berjatuhan.
Awwad sejak bulan lalu sudah curiga bahwa pasukan Zionis mencoba untuk mengganggu proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut, dengan meneror dan mengejar siswa dan mencoba menyerbu sekolah lebih dari sekali, dengan dalih bahwa para siswa melempar batu.
Ia juga menyebutkan bahwa para guru bekerja sama dengan masyarakat setempat, setiap hari dipaksa untuk menyebar di sepanjang jalan menuju sekolah; untuk memastikan keselamatan siswa yang berangkat dan pulang dari sekolah.
Dan ia juga membenarkan bahwa banyak dari para siswa sekolah tersebut, yang terdiri dari 500 siswa dari kelas satu hingga kelas tujuh, mengalami kebingungan, ketegangan dan ketakutan agar bisa datang ke sekolah tersebut, akibat teror-teror tentara Zionis Israel tersebut.*