Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Hari Natal Polisi Dapat Sitaan Kokain Terbesar dalam Sejarah Australia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Januari 2017 06:01 6:01 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Januari 2017 06:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lima belas orang laki-laki dijerat dakwaan setelah polisi mengatakan berhasil menyita kokain dalam jumlah terbesar sepanjang sejarah Australia.

Narkoba itu, yang diperkirakan memiliki nilai jual di pasaran A$360 juta, ditemukan polisi setelah melakukan penyelidikan selama lebih dari 2 tahun. [1A$=Rp9.753]

Polisi mengatakan mereka menyita 500 kilogram kokain dari sebuah kapal di Brooklyn, utara Sydney, pada hari Minggu 25 Desember 2016.

Penangkapan itu menyusul penyitaan 600 kilogram narkoba di Tahiti. Polisi meyakini barang haram tersebut akan dibawa ke Australia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Besaran sitaan itu, jika digabungkan menjadikan penyitaan kokain terbesar dalam sejarah penegakan hukum di Australia,” kata pejabat asisten komisioner Kepolisian Federal Australia Chris Sheehan kepada para reporter seperti dikutip BBC.

Media setempat melaporkan salah satu tersangka adalah seorang bekas pemain Liga Nasional Rugby.

Awal Desember 2016, polisi dan petugas perbatasan mulai memonitor sebuah kapal yang berlayar antara pasar ikan terkenal di Sydney dan pantai tengah New South Wales.

Di malam Natal, polisi mengatakan sebuah perahu kecil diluncurkan dari kapal itu dan kemudian berlabuh di Brooklyn. Aparat berwenang lalu menyerbu perahu tersebut dan menangkap 3 pria. Dua belas orang laki-lkai lainnya ditangkap selama beberapa hari setelahnya.

Para pria itu, berusia antara 29 dan 63 tahun, dikenai dakwaan konspirasi mengimpor border-controlled drugs dalam jumlah besar.

Jika dinyatakan bersalah, mereka terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Sheehan mengklaim para pria itu “terhubung baik” dan bagian dari kelompok kejahatan canggih.

“Kami menelusuri dari atas ke bawah, keseluruhan kelompok itu telah ditangkap,” imbuhnya.

Asisten komisioner Kepolisian NSW Mark Jenkins mengatakan para petugas menghabiskan ribuan jam dalam operasi anti-narkoba itu.

“Pekerjaan ini dimulai dari rangkaian informasi yang diberikan kepada tim narkoba New South Wales lebih dari dua setengah tahun silam,” kata Jenkins.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas informasi tersebut,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mustofa B Nahra: Pelabelan Situs ‘Radikal’ Selama ini Sesuai Kepentingan Pembuat Label
Tulisan selanjutnya Masuki 2017, BAZNAS Serukan Bangkitnya Pengusaha Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?