Hidayatullah.com – Jumlah jamaah dari seluruh dunia yang tiba di Madinah melalui udara dan darat untuk menunaikan ibadah haji tahun ini mencapai 531.243 hingga Senin (13/06/2023).
Dilansir Saudi Gazette, angka ini dilaporkan oleh Komite Haji dan Kunjungan, yang memantau kedatangan dan keberangkatan jamaah haji di Madinah.
Hampir 378.698 jamaah telah meninggalkan Madinah menuju Makkah dan 152.500 masih di Madinah.
Jamaah Haji Khusus Indonesia ke Mekkah
Sekitar 6.300 jamaah haji khusus atau nonreguler Indonesia dengan mengenakan pakaian ihrom dilaporkan mulai meninggalkan Madinah menuju Mekkah pada Rabu (14/06/2023).
Menurut Rudy N Ambari, Kepala Seksi Pengawasan Haji Khusus PPIH Daker Madina, seluruh jamaah haji khusus tersebut berasal dari 59 penyedia layanan haji khusus.
Rudy mengungkapkan bahwa total jamaah haji khusus untuk Haji 2023 yang diawasi Kemenag totalnya mencapai 6.827 orang.
“Masih ada 600an calhaj yang masih tinggal di Madinah untuk melaksanakan Arbain dan ziarah,” ujar Rudy dilansir Antara.
Fasilitas Jamaah Haji Khusus
Menurut data siskohat Kemenag, jamaah haji khusus ditempatkan di sekitar 16 hotel bintang lima di wilayah Markaziyah Syimaliyah. Fasilitas akomodasi dan varian konsumsi menjadi pembeda utaman antara jamaah haji reguler dan jamaah haji khusus.
Sewa hotel jamaah haji khusus berkisar antara 300 hingga 500 Riyal Saudi tergantung fasilitas. Sementara konsumsi, katering jamaah haji reguler disajikan dalam box aluminium foil tiga kali sehari, sedangkan jamaah haji khusus berbentuk prasmanan ala carte hotel.
Jamaah bisa memilih setidaknya tiga hingga empat varian makanan, ala Indonesia, Amerika, Eropa dan Arab, belum termasuk buah dan suplemen minuman.