Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Patungan Beli Lotere 11 Wanita Pekerja Kebersihan India Dapat Jackpot 100 Juta Rupee

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2023 12:23 12:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Agustus 2023 12:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pada bulan Juni, 11 Wanita pekerja kebersihan dari negara bagian di selatan India Kerala patungan untuk membeli selembar tiket lotere. Pekan lalu, mereka bersorak gembira setelah mendapatkan jackpot 100 juta Rupee ($1,2 juta).

Para wanita tersebut merupakan bagian dari kelompok pemungut  sampah yang tidak dapat terurai secara hayati dari rumah-rumah di Parappanangadi di distrik Malappuram, Kerala. Mereka biasanya memperoleh upah 250 rupe sehari – dari uliuran sampah warga – dan terkadang memperoleh bagian dari hasil penjualan sampah pilihan yang mereka kumpulkan.

Uang hasil kerja itu, kata mereka berterus-terang, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kebanyakan wanita itu berutang dan mengambil kredit untuk biaya pendidikan dan kebutuhan lainnya.

Itulah sebabnya mereka ada kalanya mengumpulkan uang bersama-sama untuk membeli selembar tiket lotere.

Lotere ilegal di banyak negara bagian India, tetapi pemerintah Kerala sendiri membuat lotere dan melarang lotere diselenggarakan oleh swasta, lapor BBC Selasa (1/8/2023).

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Suatu hari, kami mendapatkan undian 1.000 dan membaginya,” kata MP Radha, yang biasanya bertugas membeli tiket lotere untuk sekelompok emak-emak itu, seperti dikutip BBC.

Bulan lalu, grup tersebut memutuskan untuk membeli selembar tiket seharga 250 rupee untuk lotere berhadiah besar edisi khusus musim hujan. Lotere edisi khusus berhadiah besar biasanya dikeluarkan untuk peringatan tertentu seperti festival keagamaan.

Kuttimalu, 72, mengatakan dia awalnya sedih ketika Radha mengumpulkan uang sebaba kala itu dia tidak memiliki uang cukup.

“Kemudian Cherumannil Baby (juga anggota kelompok) mengatakan kepada saya bahwa dia memiliki 25 rupee dan bersedia meminjamkan setengahnya kepada saya untuk membeli tiket itu,” paparnya kepada BBC.

Jadilah Kuttimalu dan Baby masing-masing memberikan 12,5 rupee untuk membeli tiket sementara 9 perempuan lain masing-masing memberikan 25 rupee.

“Kami sepakat akan mendapatkan bagian yang sama jika kami memenangkan sesuatu apapun itu,” kata Ms Kuttimalu. “Kami tidak menyangka akan memenangkan uang sebanyak itu!”

Para ibu itu baru mengetahui bahwa mereka menang sehari setelah pengundian, ketika salah satu dari mereka meminta suaminya untuk memeriksa hasilnya.

“Ini adalah keempat kalinya kami membeli tiket untuk lotere berhadiah besar,” kata Ms Radha. “Kami beruntung untuk keempat kalinya!”

Baby, 62, mengaku tidak percaya mereka bisa memenangkan jackpot.

“Keberuntungan tidak pernah berpihak kepadaku,” ujarnya. Rumahnya hanyut dibawa air bah ketika Kerala dilanda banjir besar pada 2018. Dia sekarang berencana untuk membangun sebuah rumah dan membayar utang-utangnya.

Beberapa temannya satu grup memiliki kisah serupa.

K Bindu, 50, tahun lalu kehilangan suami akibat gagal ginjal. Keluarga tidak memiliki uang untuk melakukan transplantasi ginjal.

“Dia dulu biasa membeli tiket lotere dengan uang yang kami tabung untuk dialisis,” katanya. ” Dia meninggalkan kami sebelum menyelesaikan pembangunan rumah kami. Saya harus menyelesaikan pembangunan itu sekarang.”

Bindu bermaksud mempergunakan uang hasil lotere untuk pendidikan putriny yang berusia 15 tahun supaya dia kelak bisa memperoleh pekerjaan yang baik.

Lakshmi, 49, mengatakan bahwa sehari sebelum mereka memenangkan undian, keluarganya sangat khawatir dengan masa depan. Suaminya, seorang buruh bangunan, kesulitan mendapatkan pekerjaan disebabkan hujan deras kerap mengguyur Kerala.

Sekarang keluarga Lakshmi mengakunlega karena ada uang untuk biaya pendidikan putri mereka.

Leela, 56, selama ini khawatir tidak sanggup membayar biaya operasi putrinya. “Saya sudah meminjam uang untuk pernikahannya dengan mengambil kredit dengan jaminan rumah saya,” cerita Leela.

Setelah dipotong pajak, kelompok itu akan memperoleh 63 juta rupee. Baby dan Kuttimalu akan membagi rata hadiah 6,3 juta rupee sementara lainnya masing-masing akan mendapatkan 6,3 juta rupee.

Pada hari Jumat (30/7/2023), sehari setelah keberuntungan yang mengubah hidup mereka, 11 wanita tersebut tiba di kantor agensi seperti biasa untuk melanjutkan pekerjaan mereka.

“Kami memutuskan satu hal,” kata Leela. “Kami tidak akan meninggalkan pekerjaan ini karena pekerjaan memungut sampah inilah yang mendatangkan bagi kami kemakmuran.”

Selain mengumpulkan sampah, para wanita itu juga membantu membuat toilet umum dan fasilitas pembuangan limbah, kata KT Balabhaskaran, direktur Suchitwa Mission, agensi yang mengkoordinasikan program tersebut di seluruh penjuru Kerala.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaKeralalotere
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kuasa hukum Sebut Panji Gumilang akan Dibela 1000 Pengacara
Tulisan selanjutnya universitas muhammadiyah malaysia Didorong Migrasi Internasional Populasi Malaysia Mencapai 33,4 Juta Pada 2023

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?