Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kebakaran di Maui Hawaii 1.100 Orang Masih Hilang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2023 14:15 2:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Agustus 2023 14:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kebakaran besar yang meluluhlantakkan kota Lahaina di Maui, Kepulauan Hawaii sudah padam dua pekan lalu. Namun, sampai saat ini sedikitnya 1.100 orang masih dinyatakan hilang, kata pihak berwenang hari Selasa (22/8/2023).

Kebakaran tersebut merupakan yang paling mematikan yang menimpa sebuah negara bagian Amerika Serikat dalam kurun satu abad terakhir, merenggut nyawa sedikitnya 115 orang, menurut data pemerintah setempat.

Kota pariwisata Lahaina yang dihuni oleh 12.000 jiwa kini seolah lenyap dari peta, sementara data dari sejumlah organisasi seperti Palang Merah dan kepolisian menunjukkan bahwa setidaknya 1.100 orang masih dinyatakan hilang. Federal Bureau of Investigation (FBI) sekarang sedang mengumpulkan dan memverifikasi data guna melacak keberadaan mereka, kata agen khusus FBI Steven Merrill kepada awak media hari Selasa seperti dilansir AFP.

Menurutnya, per hari Selasa FBI menghitung 1.100 orang hilang, katanya seraya menambahkan bahwa angka itu sepertinya akan naik.

FBI sudah menyediakan nomor pengaduan khusus bagi masyarakat yang ingin melaporkan atau mencari orang-orang yang hilang.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Kepala Kepolisian Maui John Pelletier mengatakan pihaknya berwenang sedang memperbaiki data dan berharap daapt mempublikasikan daftar terverifikasi perihal orang-orang yang hilang dalam beberapa hari mendatang.

Agen-agen FBI juga sedang mengumpulkan sampel DNA dari keluarga orang yang hilang yang tidak dapat berangkat ke Maui, di manapun di dunia ini mereka berada.

Mengidentifikasi jasad yang ditemukan di bawah reruntuhan abu kebakaran Lahaina merupakan pekerjaan yang tidak mudah.

Sejauh ini baru 27 dari 115 korban yang sudah teridentifikasi.

Memiliki DNA keluarga dari orang yang hilang “merupakan langkah penting untuk proses identifikasi” korban, kata Julie French, wakil presiden ANDE, perusahaan yang diserahi tugas untuk memeriksa DNA.

Sejauh ini hanya 104 sampel DNA dari keluarga korban tewas atau orang hilang yang sudah dikumpulkan.

“Profil DNA tidak akan disimpan oleh FBI” atau polisi, kata Jaksa Distrik Maui, Andrew Martin.

“Satu-satunya tujuan adalah membantu mengidentifikasi orang yang belum ditemukan.” katanya, berusaha meyakinkan masyarakat bahwa data DNA tidak akan disalahgunakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HawaiikebakaranLahainaMAUI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Musthalah Hadits, Produk Islam Paling Valid Menerima Berita
Tulisan selanjutnya Bekas Bos OPEC-Menteri Perminyakan Nigeria Didakwa Suap di Inggris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?